Debut Timnas Indonesia (1951): Indonesia vs Sino Malay (Singapura) 6-0

Bentuk negara Indonesia yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 telah kembali dari negara serikat (Republik Indonesia Serikat) ke negara kesatuan (Republik Indonesia) pada 17 Agustus 1950. Keadaan di Indonesia pun mulai normal kembali, termasuk “menormalkan” PSSI yang “lahir” pada September 1950. Keadaan yang normal itu diartikan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan negara kita tidak diwarnai peperangan lagi.

Pada masa ini, ketika Indonesia akan memperlihatkan aktivitasnya kepada dunia internasional dengan cara mengikuti Asian Games (pada masa ini, Asiade) I/1951 pada Maret 1951 di New Delhi (India), Indonesia secara tergesa-gesa membentuk tim nasional (timnas). Padahal, kompetisi (baca: Kejuaraan Nasional PSSI) baru mulai digelar pada Juni (dari semula Mei) 1951.

Akhirnya, para pemain dikumpulkan. Mereka berlatih pada 2-20 Februari 1951 tanpa pelatih (?) karena Choo Seng Quee (pelatih timnas Indonesia) telah meninggalkan Yogyakarta sejak 1 Februari 1951.

Pada 21 Februari 1951, timnas Indonesia melakukan debutnya. Saat itu, Indonesia dihadapkan dengan Sino Malay (Singapura). Hasilnya, Indonesia menang telak 6-0. Pertandingan ini dibuka dengan tendangan bola pertama dari Soekarno (presiden RI) yang disaksikan Paku Alam dan Maladi. Pertandingan ini pun disaksikan oleh Mohammad Hatta (wakil presiden) dan Mohammad Natsir (perdana menteri). Selain Bung Karno beserta istri dan putranya (Guntur), tampak pula atlet-atlet cabang olahraga lain yang turut menyaksikan pertandingan tersebut. Suasana bersatu dalam mendukung Indonesia benar-benar terasa.

Dalam pertandingan ini, timnas Indonesia cukup mendominasi menggedor gawang lawan. Bahkan dari komentar terhadap pertandingan itu, kalau saja Ramlan dan Aang Witarsa tidak buru-buru diganti oleh Ramli dan Soleh, mungkin Indonesia akan mencetak lebih banyak gol. Inilah susunan (formasi) pemain timnas Indonesia ketika melawan Sino Malay (Singapura): Mo Heng (penjaga gawang), Chairuddin Siregar, Sunar, Jahja/Aten, Sidhi (kapten tim), Liong Houw, Ing Hien, Ramlan/Ramli, San Liong, Aang Witarsa/Soleh, dan Sugiono.

About these ads