Tanggal 28 Agustus ini, namun di tahun 1974, dalam sejarah sepak bola Indonesia (setidak-tidaknya dalam catatan NMR), Stadion Sangkuriang, diresmikan. Pada masa ini, stadion yang terletak di kawasan Cisangkan, Cimahi, dijadikan sebagai homebase-nya perserikatan Kabupaten Bandung, Persikab (Persatuan Sepak bola Indonesia Kabupaten Bandung). Hal itu dapat dimaklumi karena Kota (administratif) Cimahi masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung.
Seiring dengan dibentuknya Kota Cimahi sebagai daerah otonom berdasarkan UU No. 9 tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Cimahi, Stadion Sangkuriang pun menjadi homebase-nya perserikatan Kota Cimahi, PSKC (Persatuan Sepak bola Kota Cimahi) —ketika berdiri pada 2001 bernama Persekoci (Persatuan Sepak bola Kota Cimahi). Sementara Persikab menempati “rumah baru”-nya di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung yang diresmikan pada 26 April 2005.
Namun, terlepas dari itu, tahukah anda bahwa dalam peresmian Stadion Sangkuriang dimeriahkan oleh turnamen segitiga? Ya, turnamen yang digelar pada 28-30 Agustus 1974 itu diikuti oleh Persija Jakarta, Persib Bandung, dan PSIM Yogyakarta. Uniknya, Persikab sebagai sang pemilik stadion (tuan rumah) justru tidak ikut serta.
Hasil Pertandingan Turnamen Segitiga Peresmian Stadion Sangkuriang:
Rabu, 28 Agustus 1974:
Persib vs PSIM 4-1 (Teten 15, Dedy Sutendi 21, Dedi Kusnadi 32, Wiwin Dermawan ?; Hengky 9)
Kamis, 29 Agustus 1974:
PSIM vs Persija 1-5 (Salmon Nasution 7, Arwiyanto 13, 33, Apong 19, 29)
Jumat, 30 Agustus 1974:
Persija vs Persib 0-0
Persija (Jakarta) 2 1 1 0 5-0 3
Persib (Bandung) 2 1 1 0 4-1 3
PSIM (Yogyakarta) 2 0 0 2 1-9 0
Terima kasih infonya, Gan..
Salam kenal.