Tanggal 29 Agustus, namun di tahun 1987, Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Timnas Garuda II diresmikan oleh Ketua Umum PSSI, Kardono, di Cibubur, Jakarta. Sayang, NMR belum sempat mencatat skuad timnas Indonesia Garuda II.
Namun, informasi yang dapat disampaikan dalam kesempatan kali ini, timnas yang di Indonesia (selalu) lebih populer disebut timnas PSSI Garuda II itu berisikan para pemain pilihan dari Kompetisi PSSI U-16 (kini U-15) Piala Haornas (Hari Olahraga Nasional) I/1986. Timnas Indonesia Garuda II pun diasuh oleh Pelatih Solekan dan dua asistennya (Halilintar dan Slamet Pramuji).
Sebagai bahan perbandingan untuk anda, NMR melampirkan pula skuad timnas Indonesia Garuda II yang dimuat di surat kabar harian “Bandung Ekspres” (Grup Jawa Pos) edisi Senin, 9 November 2009 halaman 16. Dalam catatan NMR, Joseph Masopust adalah pelatih timnas Indonesia U-19 yang mengikuti Piala Asia U-19 tahun 1990.
Timnas Indonesia Garuda II merupakan edisi II dari timnas Indonesia Garuda. Sebelumnya pada tahun 1981, PSSI memiliki timnas Indonesia Garuda I yang diasuh pelatih asal Brasil, Barbatana.
nama khiril anwar salah tu di list garuda II, yang benarnya hairil amin. itu abang saya.
Ko saya baca nama abang saya ga ada ya??
padahal sejak berdiri Garuda 2 dia Lolos Haornas pemain KALTIM bersama heriansyah…
Nama ”Matuliang” dari kaltim Ga ada tuh di daftar Bos…kan bagga juga punya abang pernah masuk timnas Garuda…
Terima kasih atas tanggapannya. Informasi yang terdapat dalam koran itu bukan dari saya, tetapi dari koran Bandung Ekspres. Saya memuat informasi itu sebagai bahan perbandingan saja antara data NMR dan data media-media lainnya.
Konteksnya adalah nama pelatih yang disampaikan oleh NMR dan Bandung Ekspres berbeda. Ternyata, dalam kajian saya, Josep Masopust menjadi penerus ketiga pelatih yang berakhir hingga Pra Olimpiade 1992. Jadi, era Garuda II ini memang panjang sampai Pra Olimpiade 1992.
darmadi pelatih saya di SSB Bintang Timur Medan