[Untuk menanggapi pertanyaan-pertanyaan seputar para pemain Yanita Utama dalam kolom “Komentar” (dan terutama beberapa email), selama ada kesempatan NMR berupaya melakukan penelusuran (research) kembali. Inilah hasil penelusuran terbaru NMR yang dilakukan pada 4 September 2010. Semoga data-data yang terbatas ini dapat (sedikit) menjawab rasa penasaran anda. Juga, semoga ada masukan (koreksi). Selamat menikmati.]
Yanita Utama (atau Janita Utama) merupakan kelanjutan nama dari Jaka Utama (Tanjungkarang, kini Bandar Lampung) dan Jaka Utama (Bogor). Nama ini diresmikan dalam turnamen “Janita Utama Cup” 1983 yang digelar di Stadion Persija, Menteng, Jakarta Pusat (20-24 September 1983). Saat itu, empat tim ikut serta yaitu Mercu Buana (Medan), Pardedetex (Medan), Arseto (Solo), dan tuan rumah Yanita Utama (Bogor).
Tujuan diselenggarakannya turnamen ini antara lain untuk memperkenalkan nama Yanita Utama dan sekaligus menghimpun dana guna perbaikan Stadion Pajajaran (Bogor).
Singkat cerita, Yanita Utama pun menjadi “tim baru” Galatama. Yanita Utama mulai berkompetisi di Galatama IV/1983-1984 (30 November 1983 s.d. 20 Mei 1984). Dalam kompetisi Galatama musim ke-4 ini untuk pertama kalinya diterapkan babak final. Kelak, diulangi lagi pada Galatama XIII/1993-1994. Selain itu, untuk kali pertama, Galatama menerapkan pembagian grup (barat dan timur).
Pada masa ini, setiap tim dalam setiap grupnya memainkan pertandingan secara home and away. Lalu, “4 Besar” setiap grup lolos ke babak “8 Besar” yang juga dilakukan secara home and away. Juara dan runner-up grup lolos ke babak semifinal. Para pemenang di babak semifinal lolos ke babak final, sedangkan pihak yang kalah harus menjalani perebutan peringkat ke-3 dan ke-4. Pertandingan babak semifinal, perebutan peringkat 3-4, dan final digelar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.
Nah, dalam babak final inilah Yanita Utama (Bogor) berhasil mengalahkan Mercu Buana (Medan) 1-0.
Formasi pemain Yanita Utama (Bogor) ketika melawan Mercu Buana (Medan) di babak final Kompetisi Galatama V/1983-1984:
M. Asyik (penjaga gawang), M. Jhon, Bambang Sunarto, Bujang Nasril, Arief Hidayat, Elly Idris, Rudy William Keltjes, Joko Malis, Bambang Nurdiansyah, Anwar Umar, dan Maura Helly.
Baca juga:
pemain cadangannya siapa aja bung novan? apakah smua pemain tersebut akhirnya pndh ke krama yudha?
mnurut sumber yg saya baca krama yudha mnjd juara 3 LCA 1985-86 pd saat itu pemainnya siapa aja mhn informasiny.
waliwalak : seingat saya squad KTB saat juara 3 piala champions saat itu bintangnya salah satunya herry kiswanto dan zulkarnaen lubis si maradona indonesia,..