Piala Tugu Muda merupakan turnamen sepak bola yang pada awalnya diselenggarakan untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Kota Semarang. Dalam perkembangannya, turnamen yang selalu diadakan di Stadion Citarum, Semarang, ini waktunya tidak selalu berlangsung atau berdekatan dengan HUT Kota Semarang. Cukuplah dikatakan bahwa Piala Tugu Muda merupakan turnamen kebanggaan dari Semarang seperti halnya Piala Marah Halim (Medan), Piala Siliwangi (Bandung), Piala Surya (Surabaya), dan Piala Jusuf (Makassar).
Piala Tugu Muda diselenggarakan pertama kali pada 1978 dan terakhir kali pada 1991. Namun, PSIS Semarang sebagai “pemilik” turnamen tampaknya kurang beruntung. Dari sepuluh kali penyelenggaraan, PSIS hanya sekali menjadi juara, yaitu pada 1978. Selebihnya, PSIS sering kali menjadi runner-up.
Dalam perjalanannya, Piala Tugu Muda sempat menghadirkan tim-tim dari luar negeri, seperti Rajpracha Thailand (1982, 1983, dan 1985), SAFSA Singapura (1982), dan Police SA (1985). Kehadiran Rajpracha yang sebanyak tiga kali tidak lepas dari “hukum kebiasaan” bahwa tim juara bertahan atau tim tangguh selalu diberi kesempatan untuk bertanding lagi. Faktanya, Rajpracha berhasil menjadi juara pada 1982 (mengalahkan PSIS) dan 1985 (mengalahkan Persib) serta runner-up 1983. Setelah itu, tim-tim dari luar negeri tidak diundang lagi dengan alasan dana.
Dari sepuluh kali penyelenggaraan, hanya ada dua tim yang pernah merebut gelar juara sebanyak dua kali, yaitu Rajpracha (1982 dan 1985) dan NIAC Mitra (1981 dan 1987). Sisanya diraih oleh PSIS (1978), PSMS (1979), PSM (1980), Tunas Inti (1983), Persebaya (1989), dan Mitra Surabaya (1991).
Makasih mas atas informasinya, kalo hasil pertandingan per tahunnya ada ndak mas. Sekali lagi matur nuwun
Seperti biasa, catatan saya “hanya” menulis awal dan akhir penyelenggaraan saja sehingga (minimal) tim-tim mana yang menjadi juara dapat diketahui. Ada juga yang lengkap, misalnya Piala Tugu Muda I/1978. Nah, tujuan-tujuan pencatatan ini sebetulnya agar kelak dibutuhkan saya cukup meminta rekan-rekan (petugas) “kantor arsip” untuk memberikan edisi-edisi tertentu saja. Jadi, saya tidak perlu membolak balik setiap edisi. Itu semua untuk efisiensi waktu sehingga lebih efektif. [Coba ingat-ingat ketika beberapa rekan bertanya. Sebetulnya saya belum tentu memiliki data. Namun karena ada faktor pendukung (waktu, biaya, tenaga, dan rasa senang misalnya), saya berkesempatan untuk mengunjungi "kantor arsip" tersebut.]
Kalo data lengkap yang tahun 1978 bisa dikirimkan ke alamat email saya gak Mas. Nuwun
Terima kasih Bung Novan atas infonya. Saya mau nanya aja, punya juara-juara surya cup gak. Seingat saya, Persib pernah juara sekali, waktu itu kaptennya Max Timisella dan kipernya Boyke Adam. Tapi lupa tahun berapa.
Satu lagi, saya pengen banget tau sejarah cabang sepak bola dalam PON, mulai PON pertama di Solo sampai Samarinda? Thanks atas infonya
kalo tahun ini gimana?
ada field reportnya tentang piala tugu?