Daftar Isi:
Kehidupan Sosio-Politik PSSI
Stadion Siliwangi dan Piala Siliwangi
Kompetisi Profesional: Tak Tahu dan Tak Mau Tahu
Andik Vermansyah: (Calon) Ikon Pemain Sportif Sepak Bola Indonesia
Mengapa Ada Liga Super Indonesia dan Liga Prima Indonesia?
Turnamen Pra Musim 2011
Kapan PSSI Menjadi Anggota FIFA: 1951 atau 1952?
Buku “Ramang Macan Bola” Diluncurkan dan Kesaksian Para Mantan Pemain Timnas
Liga Super Indonesia 2010/2011: Persipura Juara…!
Divisi Utama LI 2010/2011: Persiba Bantul Juara…!
LSI u-21 Tahun 2011: Persela Juara…!
Piala Tugu Muda
PSAD dan PS Bara Siliwangi: Sebuah Kisah Unik
Divisi II LI 2010/2011: Mitra Bola Utama Juara…!
21 Februari 1951-2011: 60 Tahun Debut Timnas Indonesia
Kompetisi PSSI U-18 Piala Suratin 2010/2011: Villa 2000 Juara…!
Kompetisi PSSI U-16 Piala Menegpora 2010/2011: Jawa Tengah Juara…!
Divisi II LI 2010/2011: Persap Juara…!
Piala Liga 1993: Gelora Dewata Juara…!
Piala AFF 2010: Gelar Juara itu Berlari Lagi….
Piala Paguntaka 2010: Persija Juara…!
Semoga Tuhan Menakdirkan Indonesia sebagai Juara Piala AFF 2010
Layakkah Kompetisi NIVB/NIVU Menjadi Bagian dari Kompetisi PSSI?
NIVB, PSSI, dan Liga Primer Indonesia
LSI, LPI, dan Pengurus-Kita yang tak Pernah Insyaf
Kisah Kekalahan 1-7 Indonesia vs Malaysia (1976) Haruskah Didata?
Piala AFF 2010: Mampukah Alfred Riedl Mewujudkan Prestasi?
Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2010: Ketika Filipina Merepotkan Indonesia di SEA Games 1991
Divisi I LI 2010: PSBS Juara…!
Piala AFF 2010: Indonesia vs Thailand 2-1
Piala AFF 2010: Kesempatan Kalahkan (Telak) Thailand
.
Perserikatan PSSI 1939: Persis Juara…!
Piala Gubernur NTT 2010: PSN Juara…!
Perubahan Kick Off dan Komposisi Grup Divisi Utama LI 2010-2011
Kick Off dan Pembagian Grup Divisi Utama LI 2010-2011 Akhirnya Diumumkan
Piala Asia U-16 Tahun 1990: Prestasi Terbaik Indonesia U-16
Piala Gubernur Aceh 2010: PSLS Juara…!
2010: Indonesia vs Maladewa 3-0
2010: Persib U-21 vs Maladewa 1-3
2010: Indonesia vs Uruguay 1-7
1974: Indonesia vs Uruguay 2-1 dan 2-3
El Tari Memorial Cup 2010: PSKK Juara…!
Piala Ngogesa Sitepu 2010: PSMS Juara…!
Piala Kedaulatan Rakyat 1987: PSIM Juara…!
Community Shield 2010: Sriwijaya FC Juara…!
Piala Bandung Urang 1979: Persib Juara…!
Liga Jatim Piala Gubernur Jatim 2010: Persela Juara…!
Liga Jatim Piala KONI Jatim 2010: Madiun Putra FC Juara…!
Surat Terbuka untuk Bapak R.A.F. itu Sedikit Terjawab
Kejurnas PSSI 1959: Wasit Wensveen
Kejurnas PSSI 1954: PSMS Mundur, Persija Juara
1 Tahun Haornas (9 September 1983-1984) Dimeriahkan PSMS vs Persib
Dari Bandung untuk (Sepak Bola) Indonesia
Inter Island Cup 2010: Sriwijaya FC Juara…!
Yanita Utama sebagai Juara Galatama 1983-1984
Mengapa Kramayudha Tiga Berlian Bubar?
31 Agustus 1986-2010: Debut Pelita Jaya di Kompetisi Galatama
29 Agustus 1987-2010: Timnas Indonesia Garuda II Diresmikan PSSI
28 Agustus 1974-2010: Peresmian Stadion Sangkuriang
Kramayudha Tiga Berlian: Klub Pertama Indonesia di Piala Winners Asia
26 Agustus 1990-2010: PSGC A (Ciamis) Menjuarai Piala Galuh 1990
Ada Apa di Antara PSIM dan Persim?
Turnamen Karo FC Cup 2010: PSMS Juara…!
Juara Piala Indonesia 2010: (Sriwijaya FC) Palembang Menang Sejarah
Piala Bupati Cilacap 2010: Persiba Bantul Juara…!
Pro Duta (Sleman) pun Menjadi Pro Titan (Medan)
Apa Kabar Sanksi Pengurangan 3 Poin untuk Persisam Putra?
Persib U-21 (Kota Bandung) Meraih Emas Porda Jabar XI/2010
Piala Dunia 2010 Menampar Sepak Bola Kita
Persebaya Juara Perserikatan 4 Kali Berturut-turut
Ketika Indonesia Ingin Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 1970
Selamat Datang Piala Buana 2010 di Afrika Selatan
Asian Games IV/1962: Timnas Indonesia Kalah Karena Undian?
Piala Jawa Pos I/1989 dan II/1990
Persibo: Juara Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010
Arema: Juara Liga Super Indonesia 2009/2010
Persib U-21: Juara LSI U-21 Tahun 2009/2010
PSSI yang Bingung: Persikabo atau Mojokerto Putra?
Kejurnas PSSI 1964/1965: Kejurnas PSSI Gaya Baru
6 Perserikatan Baru yang Disahkan PSSI 1954
Masih Adakah Monumen PSSI di Yogyakarta itu?
Piala Indonesia 2010: Mengulang Piala Liga
“Pelurusan” Kisah Sejarah Stadion Ikada
Ragam Kisah Sejarah Pendirian PSSI
Rangkaian Prestasi PSIS Menuju Juara
Indonesia di Aga Khan Gold Cup
Dari Kongres Sepak bola Nasional Menuju Prestasi Dunia
Kongres Sepak bola Nasional: Mencontoh Kisah Sukses Persib
Asian Games IV/1962 yang Penuh Misteri
Pengungkapan Fakta yang Disempurnakan: PSMS Juara Perserikatan 3 Kali Berturut-turut
Persewar: Juara Divisi III Liga Indonesia 2009/2010
PSSI Tour ke Eropa Timur 1956: Indonesia vs Yugoslavia 2-4
Kompetisi PSSI dan NIVB/NIVU 1939
Kompetisi PSSI dan NIVB/NIVU 1932
Warna Agung: Juara Piala Gubernur Sumatra Selatan 1980
Australia vs Indonesia (1959): Debut yang Batal
Jangan Lupa dengan Kasus Lama Klub Anda yang Belum Terselesaikan
Persekam Metro FC: Juara Divisi I Liga Indonesia 2009/2010
Persikasi: Juara Divisi II Liga Indonesia 2009/2010
Sriwijaya FC 1976 dan 2004: Konsekuensi Rekor MURI Batal demi Hukum
Ikon Sepak bola Indonesia: Robby Darwis dan Herry Kiswanto
Ketika Persita Diikutsertakan ke Porda Jabar V/1988
Aksi Suporter Ini Lebih Nge-Buzzz…!!!
“Aneh”-nya Data NovanMediaResearch dan PT Liga Indonesia (Bagian II)
“Aneh”-nya Data NovanMediaResearch dan PT Liga Indonesia
Piala Suratin 2009: Perseba Juara…!
Sepak bola Kepulauan Riau: Dua Bond dalam Satu Daerah
Sepak bola Riau: PSPS pun Pernah Jadi Dream Team
Indonesia di Pra Piala Dunia 1986
Indonesia di SEA Games XXV/2009 Laos
Piala Medco 2009: Jawa Timur U-15 Juara Lagi
Perjalanan Klub Indonesia ke Luar Negeri
Kapan Persija Berdiri (November 1928): Tanggal 8 atau 28…?
PSM vs Persija: Gol Bepe, Bagaimana Statistik Sebaiknya Disusun?
Sepak bola Sumbar: Kota Padang adalah Rajanya
Timnas Indonesia di Asian Games I/1951
Piala Gubernur NTT 2009: Perseftim Juara…!
Sepak bola Sumut: Perserikatan 1985 sebagai Gelar Terakhir PSMS
Sepak bola NAD: Awal Bangkitnya Persiraja
Asian Games X/1986: Indonesia vs Kuwait 0-5
Piala Asia Junior 1961: Indonesia Juara
Piala Kampoeng Semawis 2009: PSIS Juara…!
Timnas “Darurat” sebagai Timnas Era Baru (1962): Indonesia vs Vietnam Selatan 1-2
Yang “Unik” di NAD: 26 Perserikatan dari 23 Kabupaten/Kota
“Sedih”-nya Putra Samarinda, “Senang”-nya Petrokimia Putra
Klub Indonesia di LCA 1986: Yanita Utama atau PSMS?
Community Shield 2009: Persipura Juara…!
Liga Jatim 2009: Persela Juara…!
Piala Makassar 2009: PSM Juara…!
Piala Keraton II/2009: Persipura Juara…!
Piala Walikota Madiun 2009: Mojokerto Putra Juara…!
Piala Keraton I/2001: Dari PSS Sleman ke PSS Yogyakarta
Kejuaraan Antar-Regional PSSI 1974: Pertama dan Terakhir Kali
1952: Indonesia vs Nan Hwa (Hongkong) 1-0
Invitasi Perserikatan-Galatama 1985
Ramlan Yatim (PSMS), Pemain Pertama Indonesia di Luar Negeri
Asal Mula “Sepak bola Gajah” 1988
Para Juara Kompetisi Musim 2008-2009
xxx
Bagus Mas, datanya super lengkap banget. Untuk data lengkap Liga Indonesia 1995/1996 ada Mas?
Tunggu saja karena perlu dicari dan dilengkapi.
Selamat siang mas, data-data yang luar biasa lengkap!
Saya mau tanya, apakah mas memiliki kaleidoskop singkat mengenai PSSI mulai dari awal berdiri sampai sekarang 2010?
Saya butuh untuk Kongres Sepakbola Nasional akhir bulan ini. Apabila ada, mohon diteruskan ke saya.
Terima kasih sebelumnya.
Tampaknya perlu waktu untuk menyusunnya. Karena kesibukan, saya sendiri akhir-akhir ini terlambat untuk meng-update hasil-hasil pertandingan Liga Indonesia di blog ini. Namun, hubungi saja dahulu via email ke novanmedia@yahoo.com (mungkin untuk nomor HP). Mudah-mudahan bisa membantu semampu saya. Salam
saya minta logo klub-klub galatama bosss…….? dasar PSSI data aja gak ada yang memuaskan. tiap hari itu kerjanya apa ganti aja ketuanya dengan anaknya Soeratin. bos tau juar-juara CKTH/Hwa nan Vb gak……? Hidup Persip Pekalongan
Mohon maaf, logo-logo klub-klub Galatama tidak tersedia. Saya hanya memiliki logo Warna Agung. Itu pun hasil scan dari media massa. Atau ada rekan-rekan lain yang dapat membantu?
Logo2 eks klub liga Indonesia…
http://www.football11.net/logos_idn_5.html
Bung Novan… coba dibaca tulisan saya http://dataligaindonesia.wordpress.com/2010/08/22/anehnya-kontestan-divisi-i-liga-indonesia-2010/
Mas Novan, apakah Anda mengetahui seorang wasit Indonesia bernama C.H.Wensveen? Dari namanya mungkin ia seorang keturunan Belanda. Wensveen adalah satu-satu wasit Indonesia (sampai saat ini) yang memimpin pertandingan (bukan sebagai hakim garis/asisten wasit) di putaran final kejuaraan internasional (Olimpiade 1956).
Menurut beberapa artikel, beliau memimpin pertandingan antara India melawan tuan rumah Australia, dan menganulir 2 gol Australia. Setelah pertandingan ini, beliau tidak memimpin pertandingan lainnya.
Silakan klik http://novanmediaresearch.wordpress.com/2010/09/15/kejurnas-pssi-1959-wasit-wensveen/
ada lagi seorang wasit kita yang mampu memimpin pertandingan di turnamen resmi internasional,.kalo gak salah kosasih dari jawa barat yg terpilih menjadi salah satu wasit di piala dunia yunior 1979,.
Ya, beliau adalah Kosasih Prawiranegara…
Ups sorry, seharusnya Kosasih Kartadireja…
Kosasih Prawiranegara adalah eks pengurus PSSI di tahun 1950an…
datanya mantap gan… oya bung kasih juga ulasan sejarah ttg TIMNAS yang tidak mau bertanding dengan israel dalam kualifikasi PD kalo ga salah sih waktu jaman Presiden Bung Karno.
khususnya di bidang sepakbola
Ya itung2 JASMERAH…
Mas Novan, apakah Anda memiliki informasi keikutsertaan Dutch East Indies (koran Strait Times menyebutnya Java XI) di Far East Games 1934.
Saya hanya tahu saat itu DEI menang 7-1 thd Jepang, namun kalah dari Filipina dan Republik Cina.
Filipina saat itu diperkuat Paulino Alcantara (topskor sepanjang masa Barcelona), dan ROC diperkuat Lee Wai-Tong (bermain di VIJ, Liga Hindia Belanda thn 1934).
Link: http://newspapers.nl.sg/Digitised/Article.aspx?articleid=straitstimes19340515.2.117
dan http://en.wikipedia.org/wiki/Football_at_the_1934_Far_Eastern_Games
Pertanyaan-pertanyaan sejenis itu (baca: Indonesia jaman Hindia Belanda) biasa saya terima dari pihak-pihak luar negeri (khususnya orang-orang RSSSF) sudah sejak lama. Mereka biasanya menyertakan sumbernya. Sayang, saya belum memiliki sumber yang sejaman sehingga saya belum mampu menjawabnya. Jadi, saya belum memiliki hasil pertandingan itu, kecuali dari RSSSF.
Oh ya, Mas Henry mungkin tahu pertandingan Timnas Indonesia (saya menyebutnya timnas PSSI) ketika melawan Nan Hwa 2-2 di Semarang, 5 Agustus 1937. Ada juga yang menyebut timnas itu ialah Java XI karena “hanya” terdiri dari pemain-pemain PSIT Tjirebon, PSIM Mataram, dan Persis Solo.
Terlepas dari itu, kita (saya dan pengirim email) sering kali bingung ketika saya memunculkan Hwa Nan dan Nan Hwa, timnas PSSI/Indonesia dan Java XI, dan sebagainya. Perlu dipelajari teks dan konteksnya. Demikian.
Setahu saya, Hua Nan (Hua= bangsa China, Nan= Selatan), sekarang nama resminya South China AA.
Mereka berkompetisi di Liga level satu Hong Kong.
Dari zaman dahulu (kolonial) sampai sekarang mereka selalu dihuni pemain2 terbaik dari daratan China (terutama daerah selatan, Fujian dan Guangdong).
Sebelum PD II, South China AA sering diutus mewakili ROC di berbagai kejuaraan seperti Olimpiade 1936 dan Far Eastern Games.
Sebelum pergi ke Eropa, biasanya mereka akan melakukan tour ke wilayah Asia Tenggara/ Timur untuk menggalang dana.
Saat2 seperti inilah yang sering membuat mereka datang bertanding ke Indonesia (Jawa).
Saat itu liga NIVB (?) mungkin levelnya cukup bagus karena beberapa pemain hebat bermain di sini.
COntoh: Beb Bakhuys (striker Belanda di PD 1934 dan 1938) dan Lee Wai-Tong (Striker ROC di Olimpiade 1936).
Sumber: http://www.indischhistorisch.nl/thema_samenleving-voetbal.htm
Dalam catatan saya, Tim Olimpiade Cina 1936 dengan Lee Wai Tong-nya pernah bertanding melawan HBS Surabaya pada tahun 1936. HBS kalah 1-3 dan inilah kekalahan pertama HBS dari tim luar negeri pada masa itu.
Mas Novan, ada buku (di google ada snippet viewnya) berjudul Drama Itu Bernama Sepakbola, oleh wartawan BOLA Arief Natakusumah.
Halaman 89 menceritakan pertandingan antara PSSI melawan Nan Hua (South China).
Terima kasih untuk infonya. Sebelumnya saya hanya tahu review pertandingan itu di majalah BOLAVAGANZA (2007) dan OLAHRAGA (1937), selain “ulasan-ulasan singkat” di beberapa surat kabar.
Saya dapat data dari JFA (Japanese FA), (lihat http://www.jfa.or.jp/archive/daihyo/daihyo/data/AGame.pdf)
Timnas Jepang kalah 7-1 dari DEI (オランダ領東インド) di kejuaraan Far Eastern Games 1934.
Hanya nama2 pemain Jepang yang terdaftar.
Terlihat, Jepang sempat mengganti penjaga gawangnya karena terlalu banyak dibobol DEI
熊井俊一 Kumai Toshikazu
(金沢宏) (Kanazawa Hiroshi)
堀江忠男 Horie Tadao
後藤靭雄 Goto Utsuboyu
立原元夫 Tachihara Motoo
松丸貞一 Matsumaru Sadaichi
川西隆 Kawanishi Takashi
堺井秀雄 Sakaii Hideo
野沢晃 Nozawa Akira
川本泰三 Kawamoto Taizo
西邑昌一 Nishimura Shoichi
大谷一二 Oya Kazuji
Bung Novan, saya sedang tidak ada kerjaan di kantor dan mensearching perpustakaan online Belanda.
Ada data mengenai skuad DEI untuk Far Eastern Games 1934.
Berikut kutipan artikelnya dari harian De Sumatra Post 31 Maret 1934.
————————————————————
Het Elftal Voor Manilla.
Proefwedstrijd te Bandoeng.
Donderddag is op het terrein Nieuw-Houtrust te Bandoeng een proefwedstrijd gespeeld Batavia-Bandoeng in verband met het uitzenden van een elftalnaar de Far Eastern Olympic games.
De volgende elftallen zouden elkaar ontmoeten:
Elftal A
De Vries
A.Denkelaar-Thio Kek Boo
N.v.Onselen-F.Meeng-Kwee Sing Tjoe
Onong-Tetalepta-Soemo-Jahn-P.v.Ekris
-o-
Laktoero-Lontoh-Goyers-Kloer-F.v.Onselen
Asmoeadji-Amrein-Bauer
Soekiman-Dorst
De Wolff
Elftal B
Reserves: Scharf, Koesoema, Vogler, v.Coevorden, L.D.Reigers, Tunuluhulima,v.Bommel, Gootjes, Ch.L.Meyer.
Scheidsrechter: Van Boekom.
Trainer: Geurink.
Uit Manilla werd bericht, dat de duur der wedstrijden in verband met het klimaat is gesteld op 2×35 minuten, met een rusttijd van minuten.
De wedstrijden vinden plaats in het “Football Track Stadium” te Manilla. Gespeeld zal worden met een voetbal, merk “McGregor Glove Ball”.
———————————————————–
Kira2 terjemahannya:
———————————————————–
Untuk pertandingan di Manila.
Seleksi kompetisi di Bandung.
Seleksi diadakan oleh asosiasi sepakbola Batavia dna Bandung untuk pengiriman tim ke Far Eastern Olympic Games.
Pertandingan seleksi:
Tim A
Ferris
Kek A.Denkelaar Thio-Boo
N.v.Onselen-F.Meeng Kwee Sing-Tjoe
Onong-Tetalepta-Soemo-Jahn-P.v.Ekris
-O-
Laktoero-Lontoh-Goyer-Kloer-F.v.Onselen
Asmoeadji-Amrein-Bauer
Soekiman Dorst
Wolf
Tim B
Cadangan: Scharf, Koesoema, Vogler, v.Coevorden, L.D.Reigers, Tunuluhulima, v.Bommel, Gootjes, Ch.L.Meyer.
Wasit: Van Boekom.
Pelatih: Geurink.
Di Manila, pertandingan diadakan 2×35 menit dengan istirahat 5 menit.
Pertandingan diadakan di Lapangan Atletik Manila dengan bola bermerk McGregor Glove Ball.
——————————————————
Selain ini saya juga menemukan skuad SVB (Soerabaja) di tahun 1934 dengan komposisi:
De Wilde
Baumgarten-Chin Hwat
Tik Kwee-Sie Liong-Nawir
Pikal-Harings-Hian Gwan-Kingma-Hong Djien
dari koran Het Nieuws van den dag voor Ned-Indies 21 Juni 1934.
Terima kasih atas masukan informasi yang sangat berharga ini. Paling tidak sebagai pembanding data-data yang saya miliki. Oh ya, bagaimana kalau Mas Henry Kurniadi membuat situs web atau blog (atau sudah punya?). Nanti saya link-kan seperti blognya rekan Feri Istanto. Isinya ya seperti data-data yang dikirimkan ke blog saya (Jadi, bukan “sembarang” blog). Saya sendiri memandangnya sebagai ini versi A, ini versi B, ini versi C, dan seterusnya. Paling-paling pembaca yang bingung karena semakin bervariasinya versi
Mau sebenernya tetapi berhalangan di masalah yang paling penting….konsistensi….:))
Bagaimana jika saya mengirimkan hasil scan dari perpustakaan online tersebut ke e-mail bung Novan, jadi artikelnya bisa lebih teratur dan terorganisir…
Saya dapat membantu untuk menerjemahkan beberapa bahasa asing (Belanda, Jepang, Mandarin) karena sepertinya informasi berharga lebih detail ada di referensi dari luar.
PERTAMA, kalau ada kesempatan dan bersedia, saya siap menampung di novanmedia@yahoo.com. Namun, kalau bahasa asing tentu akan merepotkan saya he he he. Jadi, kalau ada waktu luang saja. Ada kalanya saya tidak langsung meng-upload. Perlu dilihat sana sininya dahulu
KEDUA, betul, masalahnya konsistensi. Itu yang saya dan (mungkin) rekan-rekan alami.
KETIGA, ya, sumber referensi dari luar memang cukup detail. Basis data saya pun sebenarnya dari sumber (media). Jadi, kalau data itu tidak ada sumbernya, besar kemungkinan saya pun tidak akan mengangkatnya, kecuali apa yang saya ingat. Itulah ciri khas blog ini
slamat mlam bung novan … salut buat anda yg tlah update data…. sy mau minta tlg ne. sbagai pcinta persiraja, sya mhon dikirim foto klub persiraja pda saat juara perserikatan, trima kasih.
Mohon maaf, saya tidak memiliki foto yang dimaksud. Seingat saya, ada rekan pengunjung yang memiliki foto tersebut. Namun, saya lupa ada di link yang mana. Yang jelas, masih di kolom “Komentar” juga.
Juara sepakbola pertama di indonesia adalah BVC Cricket & Voetbal Batavia, Tahun 1983.
saat itu hanya kompetisi eksebisi yang di ikuti 4 tim dengan sistem 1/2 kompetisi:
1. BVC Batavia
2. OSPV (Belanda/eropa)
3. VVV 11 (Inggris/eropa)
4. Rez Ball (Inggris/eropa)
batavia juara setelah menang 1 kali dan 2 kali seri, diantaranya dengan skor 9-9.
Tahun selanjutnya 1984/1986 juga berlangsung tapi entah sipa juaranya (1985 yang juara tim inggris///??)
menurut pemberitaan warga pribumi dilarang menonton kompetisi tersebut, (Pembukaan kompetisi waktu itu di buka oleh gubernur HB Carel herman AVDW. kurang lebih kompetisi berlangsung selama 4/5 tahun.
Ada yang bisa menempurnakan?
(artikel saya dapat dari #pengemar sejarah sepakbola di kota pekalongan#)
Bang Novan mana data tentang Piala Tugu Muda di Semarang?
Sabar ya…. Tinggal copy paste
Silakan klik http://novanmediaresearch.wordpress.com/2011/04/01/piala-tugu-muda/
Bung Novan, kalau mau tau sejarahsepak bola PON sejak PON I di Solo cari di mana ya?
Thanks
setuju bung mamet,..iya bung novan,.tolong dicari data fakta sejarah sepakbola pon dari pertama bung,..
kok sekarang stagnan mas novan, masih banyak turnamen lain selain perserikatan dan galatama yang perlu diekspos misalnya kejurnas antar klub dulu ada PS Mandala irian dan Galakarya dll
akhirnya ketemu jg nih…..
ubek ubek dulu ahhh……..
Makasih mas Novan………
Lanjut..!!!
Setahu saya, Hua Nan (Hua= bangsa China, Nan= Selatan), sekarang nama resminya South China AA.
Mereka berkompetisi di Liga level satu Hong Kong.
Dari zaman dahulu (kolonial) sampai sekarang mereka selalu dihuni pemain2 terbaik dari daratan China (terutama daerah selatan, Fujian dan Guangdong).
Sebelum PD II, South China AA sering diutus mewakili ROC di berbagai kejuaraan seperti Olimpiade 1936 dan Far Eastern Games.
Sebelum pergi ke Eropa, biasanya mereka akan melakukan tour ke wilayah Asia Tenggara/ Timur untuk menggalang dana.
Saat2 seperti inilah yang sering membuat mereka datang bertanding ke Indonesia (Jawa).
Saat itu liga NIVB (?) mungkin levelnya cukup bagus karena beberapa pemain hebat bermain di sini.
COntoh: Beb Bakhuys (striker Belanda di PD 1934 dan 1938) dan Lee Wai-Tong (Striker ROC di Olimpiade 1936).
Sumber: http://www.indischhistorisch.nl/thema_samenleving-voetbal.htm
+1
Saya kutip dari koran Singapore, ada berita salah satu pertandingan persahabatan yang dilakoni legenda kita Ramang, di Singapore tahun 1960, semoga bermanfaat.
The Singapore Free Press, 22 October 1960, Page 11
OMAR AWANG’S WINNER WAS LUCKY FOR SINO-MALAYS
Sino- Malays 2 Makassar 1.
JALAN BESAR. Saturday
SHEER LUCK beat the P.S.S.I. Makassar soccer team. It wa.s their last appearance. Omar Awang. Sino-Malays centre forward, won the game with a first-timer in the dying minutes. The Indonesians were superior all round. They knew all that required on the pitch, except to put the ball into the net.
Scorers : Indonesia – Ramang (65th) ; Sino-Malays – Kok Seng (penalty 72nd), Omar Awang (87th)
Referee : G.M. Mohan
Sino-Malays : Loh Fook Teng; Lee Wah Chin; Matmoon Sudasee; Quah Kim Beng; Lee Kok Seng; Osman Johan; Ibrahim Hassan; Majeed Arif; Omar Awang; Ibrahim Mansor; Wee Seng Pah.
Makassar : Oie Sik Yong; Sampara; Rairatu; Raspid; Simon; Tjing; Manam; Suwardhi; Ramang; Noor Salam, Koernia.