Galatama 1987-1988

Galatama 1987-1988 => Divisi Utama

(3 Oktober 1987 s.d. 6 April 1988)

NIAC Mitra (Surabaya)

Pelita Jaya (Jakarta)

Arseto (Solo)

Kramayudha Tiga Berlian (Palembang)

Makassar Utama (Ujungpandang)

Arema (Malang)

Palu Putra (Palu)

Semen Padang (Padang)

Perkesa Mataram (Yogyakarta)

Medan Jaya (Medan)

Pusri (Palembang)

Lampung Putra (Bandar Lampung)

Warna Agung (Jakarta)

Bandung Raya (Bandung)

*) Perkesa ’78 (Sidoarjo) pindah homebase ke Yogyakarta sekaligus mengganti namanya menjadi Perkesa Mataram (Yogyakarta).
*) Pusri = Pupuk Sriwijaya

*) Kota Bandar Lampung merupakan nama pengganti dari Kota Tanjungkarang.

5 Comments »

  1. 1

    Niac Mitra membuat sejarah tuk kota surabaya, mereka mampu jadi juara nasional galatama tuk ketiga kalinya.(sebelumnya 1982,1982/83)lewat Hanafing,jaya hartono dkk Niac mitra membungkam keinginan pelita jaya jakarta yg lagi-lagi hanya jadi runner up tuk kedua kalinya seperti musim sebelumnya.Pelita jaya dimiliki tokoh gila bola keluarga Bakrie.sementara niac mitra dimiliki pengusaha asal surabaya berdarah manado A.wenas.musim ini pertama kalinya klub yang kelak akan punya nama besar d sepakbola indonesia berkiprah yakni AREMA MALANG yang didirikan tokoh gila bola asal malang Acub zaenal.

  2. 2

    dipenghujung tahun kota surabaya kembali menorehkan sejarah saat persebaya mampu jadi juara perserikatan musim 1988.sehingga kota surabaya mengawinkan gelar perserikatan dan galatama di tahun itu.

  3. 3
    amin agung Says:

    Inget waktu kecil pas kelas 3 SD begitu tergila-gila Niac Mitra dan Persebaya….dengerin siaran radio sayang sekarang Niac udah Almarhum

  4. 4
    adang surahman Says:

    KLASEMEN 1987/1988

    1. Niac Mitra Surabaya 26 19 4 3 44 – 13 61
    2. Pelita Jaya 26 18 3 5 51 – 20 57
    3. Arseto Solo 26 13 9 4 50 – 18 48
    4. KTB Palembang 26 11 8 7 21 – 15 41
    5. Makassar Utama 26 12 5 9 21 – 24 41
    6. Arema Malang 26 10 10 6 33 – 20 40
    7. Palu Putra 26 10 10 6 25 – 15 40
    8. Semen Padang 26 11 4 11 27 – 30 37
    9. Perkesa Mataram 26 8 9 9 26 – 27 33
    10. Medan Jaya 26 6 6 14 18 – 32 24
    11. Pusri Palembang 26 5 6 15 22 – 52 21
    12. Lampung Putra 26 5 5 16 17 – 42 20
    13. Warna Agung Jkt 26 4 7 15 11 – 33 19
    14. Bandung Raya 26 4 6 16 20 – 45 18

  5. 5
    mas tulus Says:

    niac bangkit setelah kasus suap yg menimpa pemainnya (jamrawi, johenes geohera ) eranya benny van breukelen, jaya hartono hingga idola saya mamak alhadad


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: