Piala Keraton I/2001: Dari PSS Sleman ke PSS Yogyakarta

Sebagai masyarakat pencinta sepak bola Indonesia, apakah Anda ingat dengan Piala Keraton I/2001? Ya, turnamen yang digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, itu berlangsung pada 26-30 Desember 2001. Namun, kali ini NovanMediaResearch tidak akan membahas turnamennya melainkan hanya membahas salah satu pesertanya yaitu PSS Sleman.

Tahukah anda bahwa pada Piala Keraton I/2001 inilah PSS Sleman “meresmikan” nama barunya menjadi PSS Yogyakarta? Apa latar belakangnya?

Pada Divisi Utama Liga Indonesia 1999/2000, PSIM Yogyakarta harus puas menduduki peringkat juru kunci wilayah timur (peringkat ke-14 dari 14 peserta) sehingga mengalami degradasi ke Divisi I LI 2001. Sebaliknya, pada Divisi I LI 2000, PSS Sleman berhasil promosi ke Divisi Utama LI 2001. Nama PSS Sleman pun tetap dipakai pada kesempatan pertamanya di divisi utama LI.

Karena nama Yogyakarta (PSIM Yogyakarta) “menghilang” dalam jajaran divisi utama, PSS Sleman pun mengubah dirinya menjadi PSS Yogyakarta. Kisahnya sih untuk mengisi kekosongan. Akhirnya, PSS Yogyakarta pun muncul di Divisi Utama LI 2002 dan 2003 yang menempati homebase-nya di Stadion Mandala Krida, Yogkarta. Dan…, turnamen Piala Keraton I/2001 itulah merupakan awal kelahiran PSS Yogyakarta.

2 Comments »

  1. 1
    feri istanto Says:

    Mas, sebenernya latar belakang PSS Sleman jd PSS Yogyakarta adalah karena waktu itu PSS sering disebut sebagai PSS Sleman, Jawa Tengah saat bertanding tandang. Makanya kemudian lahirlah ide menambah Yogyakarta di belakang PSS.

    Identitas Slemannya hilang? sebenernya tidak… karena PSS artinya adalah Persatuan Sepakbola Sleman. Sehingga resminya nama yg digunakan waktu itu adalah PS Sleman Yogyakarta.

    • 2
      novanmediaresearch Says:

      Terima kasih atas masukannya. Saya kira, hal itu berdasarkan pada sudut pandang (persepsi) masing-masing. Saya pun tidak menganggap bahwa persepsi saya benar 100%. Namun, hal itu pun berdasarkan informasi dari media massa pada saat itu.
      Perihal PSS Yogyakarta tentu tidak berarti menghilangkan Sleman. Paling tidak, pada saat itu, selain ditulis PSS Yogyakarta, ada juga yang menulis PSS Sleman Yogyakarta. “Beruntung” istilah (Kota) Yogyakarta dekat dengan istilah (Provinsi) DI (Daerah Istimewa) Yogyakarta. Jadi, secara brand image masih “dekat”.
      PSS tetap kependekan dari Persatuan Sepak bola Sleman. Namun, di Indonesia banyak yang rancu, antara lain sebutlah (dulu) Persekaba Yahukimo. Padahal, kita tahu bahwa Persekaba merupakan kependekan dari Persatuan Sepak bola Kabupaten Badung. Berdasarkan informasi yang terbatas, kalaulah kini jadi Yahukimo FC, ya itu masalah transisi. Di negeri ini selalu terjadi “pembenaran”.
      Perihal kerancuan-kerancuan itu sesungguhnya saya hendak menulis. Namun, sampai saat ini belum terlaksana. Kerancuan memang tidak hanya itu. Masih banyak. Bagaimana pun terima kasih atas perhatiannya🙂


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: