“Aneh”-nya Data NovanMediaResearch dan PT Liga Indonesia (Bagian II)

Baru saja, kemarin (Rabu, 6 Januari 2010), NMR menulis “Aneh”-nya Data NovanMediaResearch dan PT Liga Indonesia, setelah meng-upload tulisan itu (pada hari yang sama), NMR berkunjung ke situs web surat kabar Riau Pos Online. Adanya berita itu “memaksa” NMR menulis bagian kedua dari judul yang sama.

Ternyata, isi berita itu mirip. Artinya, ada kekecewaan yang sama. Namun, ada bedanya. Jika isi berita itu kecewa atas hasil 0-0 yang diperoleh PSPS U-21, maka NMR kecewa atas kesalahan data. Kesalahan data (?) Ya atau tidak, NMR belum tahu secara jelas karena khawatir kalau-kalau justru data NMR yang salah.

Untuk lebih jelas, klik saja link berikut ini (semoga masih ada arsipnya): http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&id=251&kat=2

Inilah sebagian dari berita itu:

Laga perdana PSPS U-21 ini batal digelar karena Panpel Persija tak mendapatkan izin dari pihak keamanan setempat. Namun, di situs resmi PT Liga Indonesia (www.ligaindonesia.co.id), laga PSPS U-21 menghadapi Persija ini dianggap seri dengan skor 0-0. Tapi, PSPS tetap tak mengakui hasil ini.

Hal ini diungkapkan manajer PSPS U-21, Muflihun. “Belum ada surat resmi dari PSSI Pusat. Kalau dianggap seri lebih baik pertandingan diulang dengan catatan semua biaya kami bertanding ke Jakarta ditanggung,” ujar Camat Sukajadi ini.

Muflihun menambahkan berdasarkan aturan PSSI jelas disebutkan panpel yang gagal menggelar pertandingan maka akan dikenakan sanksi dan tim tuan rumah dianggap kalah 0-3 dan sebaliknya tamu diberi kemenangan 3-0. “Bahkan, Djoko Driono (Direktur PT Liga Indonesia, red) sempat bicara di media mengatakan Persija kalah 0-3,’’ tambahnya.(das)

Dalam tulisan bagian pertama (edisi kemarin), NMR menggunakan istilah menduga. Alasannya, selain karena tidak ada informasi di beberapa media massa, juga “kesalahan” itu tidak hanya pada Divisi Utama, tetapi juga Kompetisi PSSI U-21. Ya, seperti dalam berita Riau Pos tadi.

Mengapa menduga?

NMR kira, ada kesalahan komputer (baca: sistem) pada situs web PT Liga Indonesia. Lihatlah, seluruh pertandingan yang batal diberi skor imbang 0-0. Persikad vs Pro Duta 0-0, Persikad vs Persiba 0-0, dan Persija U-21 vs PSPS U-21 0-0.

Mengapa NMR menganggap tulisan skor 0-0 sebagai “kesalahan”? Agar lebih jelas, lihatlah Sriwijaya FC U-21 vs Persija U-21 1-0 yang hasilnya sudah dimasukkan ke dalam klasemen. Padahal, pertandingan tersebut dijadwalkan pada Rabu, 13 Januari 2010. Atau, apakah pertandingan tersebut sudah digelar? Kalau hasil 1-0 itu sudah dimasukkan ke dalam klasemen, berarti terjadi kesalahan komputer, bukan? Ketika di-klik, tanggalnya pun masih 13 Januari 2010 dan nama-nama pemain tidak ada. Kalau ada tulisan tanggal 13 Januari 2010, sekarang tanggal berapa? Masih tanggal 7 Januari 2010, bukan?

Jadi, kalau pertandingan-pertandingan tersebut belum digelar, bisa jadi, dalam situs web PT Liga Indonesia terjadi kesalahan komputer.

Kalau benar-benar bahwa situs web PT Liga Indonesia terjadi kesalahan komputer, mungkin tulisan ini dapat dijadikan sebagai kritik konstruktif untuk PT Liga Indonesia dan PSSI. Semoga hal ini dapat menjadi masukan untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Sebaliknya, kalau ternyata tulisan (baca: kritik) NMR yang salah, maka NMR mohon maaf kepada semua pihak (khususnya PT Liga Indonesia dan PSSI) atas kesalahan NMR. Demikian. Semoga berkenan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: