PSSI Tour ke Eropa Timur 1956: Indonesia vs Yugoslavia 2-4

Witarsa (kapten timnas Indonesia) dan Horvat (kapten timnas Yugoslavia) sebelum pertandingan dimulai yang disaksikan pula oleh wasit asal Bulgaria, Takof.

Setelah membaca kata demi kata dan kalimat demi kalimat dalam halaman blog ini, anda akan mengetahui pertandingan-pertandingan internasional yang dilakukan tim nasional (timnas) Indonesia, khususnya ketika PSSI melakukan “PSSI Tour ke Eropa (Timur)” pada tahun 1956. Perjalanan (kunjungan) timnas Indonesia ke Eropa (Timur) ini dalam rangka melakukan pertandingan uji coba (persahabatan) internasional sebelum ke Olimpiade 1956 di Melbourne (Australia). Mungkin sebagian dari anda belum mengetahuinya, baik dari media/website nasional maupun media/website internasional. Maklum, informasi yang ada hanyalah untuk beberapa pertandingan saja.

Ya, inilah sebagian kecil oleh-oleh (“cendera mata”) NovanMediaResearch dalam riset terbarunya. Sebagai salah satu tujuan NovanMediaResearch (yaitu untuk mengungkapkan kembali fakta-fakta “baru” sepak bola Indonesia), NMR pun menyajikannya untuk anda. Hitung-hitung NMR berbagi kepada anda: masyarakat pencinta sepak bola Indonesia.

Karena suatu “tugas Khusus”, NMR pun perlu mengunjungi kembali Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Jalan Salemba Raya, Jakarta (Rabu, 3 Maret 2010). Tampak kartu anggota perpustakaan yang diperpanjang Maret 2010 dan berlaku hingga Maret 2015.

Dalam sebelas kali pertandingan internasional itu, timnas Indonesia hanya bermain dua kali melawan timnas “A” (Yugoslavia dan Jerman Timur) dan sekali melawan timnas “B” (Cekoslowakia). Selebihnya, timnas Indonesia hanya melawan klub-klub lokal.

Rombongan PSSI terdiri dari Maladi (pemimpin rombongan) dan Toni Pogacnik (pelatih), Saelan, Paidjo (penjaga gawang), Sidhi, Phwa Sian Liong, Witarsa, Joemarsono, Thio Him Tjiang, Basir Isa, Soetardi Hardjolukito, Ramlan Yatim, Kwee Kiat Sek, Djamiaat, Siswanto, Rukma, Danu, Machmul, Ramli, Rasjid, Chaeruddin, Ade, Liong Houw, dan Lie Kian An. Jumlah pemain timnas Indonesia seluruhnya 18 pemain.

Inilah salah satu pertandingan internasional ketika timnas Indonesia berjumpa dengan timnas Yugoslavia di Stadion JNA, Yugo National Army, Belgrade (9 September 1956). Pada saat itu, Indonesia kalah 2-4 dari tuan rumah Yugoslavia.

Formasi pemain Indonesia ketika melawan Yugoslavia: Saelan (penjaga gawang), Chaeruddin, Him Tjiang, Rukma, Kiat Sek, Liong Houw, Ade, Witarsa, Sian Liong, Danu/Djamiaat, dan Ramli.

Ada satu hal yang patut dicatat pada masa itu, meskipun 10 dari 11 pertandingan menderita kekalahan, para penonton di negeri orang (Eropa) sangat banyak untuk memenuhi stadion: puluhan ribu. Malah dalam pertandingan di Leningrad (Rusia), jumlah penonton mencapai angka 100ribu-110ribu jiwa, termasuk Ir. Soekarno (Presiden Republik Indonesia). Ya, kekalahan di kandang lawan merupakan hal yang wajar, tetapi sambutan penonton yang menjamu timnas Indonesia sangat luar biasa. Oh ya, selain itu, ada pula kisah menarik ketika melawan Yugoslavia yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Hungaria (Ferenc Puskas cs) dalam beberapa hari ke depan. Pada saat itu, publik Eropa menduga, Yugoslavia akan menang 5-0 atau 10-0 atas Indonesia. Faktanya hanya 4-2. Dan sesudah pertandingan, seluruh Eropa gempar, seluruh pers Eropa terkejut.

Hasil pertandingan internasional:

Rusia

19/08/1956: di Baku: Indonesia vs Neftjanik 1-3

23/08/1956: di Tiflis: Indonesia vs Dynamo Tbilisi 2-5

26/08/1956: di Stalinov: Indonesia vs Shakter 1-2

29/08/1956: di Kharkov: Indonesia vs Avangard 1-2

01/09/1956: di Leningrad: Indonesia vs Buruh 2-5

04/09/1956: di Ivanovo: Indonesia vs Buruh Tekstil 2-0

Yugoslavia:

09/09/1956: di Belgrade: Indonesia vs Yugoslavia 2-4

16/09/1956: di Zagreb: Indonesia vs bond Kroasia 2-5***

***) [Revisi NMR, 23 Januari 2013: Bond = Perserikatan = kesebelasan.

Jerman Timur:

20/09/1956: di Chemnitz: Indonesia vs Jerman Timur 1-3

23/09/1956: di Dresden: Indonesia vs Einheit Club 1-4

Cekoslowakia:

26/09/1956: di Pilzen: Indonesia vs Cekoslowakia B 1-5

Iklan

11 Comments »

  1. 1

    MANTAP,….

  2. 2
    Henry Says:

    Mas Novan, kalau menurut RSSSF (http://www.rsssf.com/tablesk/kroa-intl4056.html), pertandingan Indonesia lawan bond Kroasia di tahun 1956 adalah pertandingan resmi untuk timnas Kroasia.
    Ini bisa jadi karena walaupun merupakan bagian dari Yugoslavia, Kroasia memiliki tim tersendiri yang beranggotakan pemain-pemain berdarah Kroasia (atau bermain di Zagreb, Split dan wilayah etnis Kroasia lainnya).
    Mantan pelatih timnas kita, Antun Toni Pogacnik pun pernah sekali bermain sebagai pemain timnas Kroasia di tahun 1941.
    Contoh ada banyak timnas dalam satu negara saat ini bisa dilihat pada timnas Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara yang secara politik adalah Britania Raya. Atau selain RR Cina juga ada timnas Hong Kong, Makau dan Cina Taipei.

    • 3
      novanmediaresearch Says:

      Pendapat anda bisa jadi tepat. Namun, bagaimana pun saya hanya menulis apa adanya seperti yang ditulis sumber saya tersebut: “Bond Kroasia”. Jadi, saya tidak mengutak-atiknya. Biarlah anda semua yang menyimpulkannya. Itu tujuan saya 🙂

  3. waktu itu timnas rajin banget tour eropa…

  4. 5
    John Lennon Says:

    mas Novan, kalau sedang search data …tolong bila ada dok yg ada gambar (foto2nya) saat Indonesia vs Korea Utara dalam pre olimpik 1976…. spt diketahui, PSSI kalah adu penalti 4-5 dari Korut, penasaran banget, tks sebelumnya.

  5. 6
    erlangga danny Says:

    @john lennon:bung john, kalau mau tahu informasi tentang indonesia vs korea utara di kualifikasi olimpiade 1976, klik link ini http://www.pssbi-5a.com/16865644

    • 7
      John Lennon Says:

      Tks mas Novan. tetapi link itu sudah belasan bahkan puluhan kali aku baca. yang aku butuhkan dokumen dlm bentuk foto atau video. sekali lagi tks infonya, sukses.

    • 8
      John Lennon Says:

      Tks mas Erlangga, saya mksudkan adalah dokumen berupa foto-foto atau video (kalau bisa, hahaha). kalau link itu sudah puluhan kali aku kunjungi, sekali lagi tks banyak ya.

    • 9
      novanmediaresearch Says:

      Ketika era DotCom, saya sempat mengulas Indonesia vs Korea Utara dengan daftar pencetak gol (adu penalti)-nya. Kemudian, sepengetahuan saya, informasi (data) itu dikutip oleh media olahraga. Sayang, tidak menyebutkan sumbernya. Rasa-rasanya, itu data NMR karena berdasarkan pengalaman hanya NMR yang (pertama) mengulasnya secara agak detail. (Terima kasih juga untuk website itu. Bagi saya, cerita-cerita seperti itu untuk menjelaskan suasana pada masa itu).

  6. 10
    Erlangga Danny Says:

    Mas Novan, kemarin saya kok baca artikel Indonesia vs Werder Bremen dari sumber lain di link http://chirpstory.com/li/30360. Kok suasana pertandingan Indonesia vs Werder Bremennya berbeda dari artikel di link http://politikana.com/blog/2009/08/pertandingan-dahsyat-indonesia-vs-werder-bremen.html ya!Trus yang mencetak gol dari artikel http://chirpstory.com/li/30360 Soetjipto 4 gol dan Maxi 1. Kl di link http://politikana.com/blog/2009/08/pertandingan-dahsyat-indonesia-vs-werder-bremen.html kl Soetjipto 3 gol sedangkan Maxi 2. Saya jd bingung yg bener yg mana?

    • 11
      novanmediaresearch Says:

      Terima kasih link-link-nya. Cerita-cerita dalam blog NMR, 95%-99% bersumber dari media (surat kabar) sejaman. Jadi, bukan dari buku-buku. Jadi, saya hanya menyajikan alternatif saja. Kalau ada cerita-cerita dari media (blog) lain, ya silakan ambil. Toh itu untuk alternatif. Selama tidak ada “bantahan” maka data itulah yang “benar”. Saya tidak mengklaim kebenaran. Jika saya tidak punya data (akurat), tentu saya tidak akan menyajikannya. Itu saja persoalannya.


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: