Juara Piala Indonesia 2010: (Sriwijaya FC) Palembang Menang Sejarah

Sejarah memang ada manfaatnya. Jika dimaknai positif, sejarah itu akan menjadi rujukan untuk pengikutnya. Lihatlah Sriwijaya FC (Palembang) yang berhasil menjuarai Piala Indonesia 2010 setelah di babak final mengalahkan Arema (Malang) 2-1 di Stadion Manahan Solo (Minggu, 1 Agustus 2010).

Apa yang menjadi sejarah? Bagi NMR, tentu saja bukan (hanya) Sriwijaya FC, tetapi (juga) fokus kali ini mengarah pada Kota Palembang. Ya, Sriwijaya FC memang berhasil menjadi juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut (2007/2008, 2008/2009, dan 2010). Namun demikian, kita tidak dapat melepaskannya dari Kramayudha Tiga Berlian (Palembang) yang juga menjadi juara Piala Liga tiga kali berturut-turut (1987, 1988, dan 1989). Khusus bagi Kramayudha Tiga Berlian, di Piala Liga ini sempat berpindah homebase ke Bekasi —dan Bandung, tetapi dibatalkan.

Sebelumnya, sebagai juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia dalam satu musim pun pernah dicatat Sriwijaya FC. Tentu saja hal itu melanjutkan prestasi Kramayudha Tiga Berlian yang meraih juara Galatama 1986/1987 dan Piala Liga 1987. Ya, itulah Palembang. Namun, berdasarkan fakta sejarah itu pula, bagaimana perkembangan Sriwijaya FC setelah ditinggalkan Pelatih Rahmad Darmawan?

Baca juga:

Sriwijaya FC 1976 dan 2004: Konsekuensi Rekor MURI bisa Batal demi Hukum

Persijatim Telah Mati

Arema: Juara Liga Super Indonesia 2010/2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: