Kick Off dan Pembagian Grup Divisi Utama LI 2010-2011 Akhirnya Diumumkan

PT Liga Indonesia (LI) akhirnya memastikan kompetisi Divisi Utama LI 2010/2011 bergulir pada 15 November 2010. Dari 39 tim peserta yang berhak mengikuti Divisi Utama LI 2010/2011, hanya PSDS (Deli Serdang) yang mengundurkan diri. Kini, tempat PSDS digantikan oleh Persis (Solo).

Sebagaimana diketahui, Persis merupakan salah satu dari enam tim Divisi Utama LI 2009/2010 yang di-degradasi ke Divisi I LI 2010. Lima tim lainnya yaitu Persires (Rengat), PS Banyuasin (Banyuasin), Persikad (Depok), Persiku (Kudus), dan Persibom (Bolaang Mongondow).

PS Banyuasin dan Persibom merupakan tim yang dikenai sanksi degradasi ke Divisi I LI 2010 karena tidak mengikuti Divisi Utama LI 2009/2010. Sementara itu, keberadaan Persikad di Divisi I LI 2010 karena tim perserikatan dari Kota Depok itu mendapatkan keringanan PSSI dari degradasi ke Divisi II LI menjadi “hanya” degradasi ke Divisi I LI. Sebelumnya, pada 14 Januari 2010, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI men-diskualifikasi Persikad dan sekaligus men-degradasi ke Divisi II LI.

Dalam perkembangannya, Persires, Persis, dan Persiku yang berada “di atas” PS Banyuasin, Persikad, dan Persibom dalam Divisi Utama LI 2009/2010, diikutsertakan dalam babak play off promosi-degradasi divisi utama. Alasannya, satu dari tiga tim yang mengikuti babak play off promosi-degradasi itu untuk menggenapkan jumlah peserta Divisi Utama LI 2010/2011 dari 38 tim menjadi 39 tim.

Babak play off promosi-degradasi pun digelar di Stadion Jatidiri (Semarang) pada 3-8 Agustus 2010 (dari rencana sampai 7 Agustus 2010). Satu-satunya tiket promosi akhirnya diraih oleh Persiku (Kudus) yang mengatasi Persis (peringkat ke-2 atau runner-up) dan Persires (peringkat ke-3 atau juru kunci). Sayang, dalam babak play off tersebut ada dugaan tidak fair play (menurut klaim Persis) ketika Persiku vs Persis. Persis pun merasa yakin bahwa tiket promosi akan jatuh ke tangan tim perserikatan Kota Solo itu.

Perjalanan kompetisi di sepak bola Indonesia pun berlanjut. Atas dasar babak play off itu, Persires dan Persis pun di-degradasi ke Divisi I LI 2010. Persires “taat” dengan mengikuti Divisi I LI 2010 meskipun dalam perjalanannya hampir saja mengalami degradasi. Sementara itu, Persis yang merasa yakin untuk berada di Divisi Utama LI 2010/2011 tidak mengikuti technical meeting Divisi I LI 2010. Persis “tidak taat” dan akhirnya di-degradasi ke Divisi II LI periode berikutnya.

Taat dan tidak taat

Dalam perkembangannya, PT LI akhirnya memasukkan Persis ke Divisi Utama LI 2010/2011. Padahal, meskipun dilihat dari peringkat babak play off berada di posisi juru kunci, Persires justru lebih “taat” pada aturan PSSI daripada Persis. Andai saja jumlah tim peserta tidak genap dan tidak ada kekhawatiran tim-tim lain untuk memasuki Liga Primer Indonesia (LPI) tentu ceritanya akan lain. Jumlah peserta yang 36 (bukan 39) misalnya tentu akan lebih aman. Kalau 35 atau 37, tentu akan repot lagi. [Terlepas dari tulisan tadi, ada cerita lain yang menarik. Untuk menggantikan tim peserta Divisi I dan Divisi II yang mengundurkan diri, PSSI pun menjalankan pertandingan play off. Salah satunya, Persibat (Batang) melawan Persikoba (Batu). Persibat yang menjadi tuan rumah menang 3-0 sehingga promosi (baca: bertahan) di Divisi I LI, sedangkan Persikoba degradasi ke Divisi II LI 2010. Divisi II LI 2010 pun digelar dan Persikoba ikut berkompetisi. Sebaliknya, Divisi I LI 2010 digelar belakangan dan faktanya Persibat mengundurkan diri. Sebagaimana diketahui pula, sebagian besar peserta play off yang mengundurkan diri dan sekaligus di-degradasi ke divisi I dan divisi II adalah tim tamu. Ya, pada umumnya, tim tamu yang harus mencari dan memiliki biaya untuk mendatangi tim tuan rumah.]

Pembagian Grup Divisi Utama LI 2010/2011:

 

Grup I:

Persiraja (Banda Aceh)

PSAP (Sigli)

PSSB (Bireuen)

PSLS (Lhokseumawe)

PSMS (Medan)

Pro Titan (Medan)

Persih (Tembilahan)

PS Bengkulu (Bengkulu)

Persita (Tangerang)

Persitara (Jakarta Utara)

Persikabo (Bogor)

Persipasi (Bekasi)

Persikab (Bandung)

 

Grup II:

Persikota (Tangerang)

PSIS (Semarang)

PSCS (Cilacap)

PPSM (Magelang)

Persis (Solo)

PSIM (Yogyakarta)

PSBI (Blitar)

Persik (Kediri)

Gresik United (Gresik)

Mitra Kukar (Kutai Kartanegara)

Persemalra (Tual)

Persiram (Raja Ampat)

Perseman (Manokwari)

 

Grup III:

Persiku (Kudus)

PSIR (Rembang)

PSS (Sleman)

Persiba (Bantul)

Persekam Metro FC (Malang)

Persipro (Probolinggo)

Mojokerto Putra (Mojokerto)

Persebaya (Surabaya)

Barito Putra (Banjarmasin)

Persikubar (Kutai Barat)

Persigo (Gorontalo)

Perseru (Serui)

Persidafon (Dafonsoro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: