Persela U-21 Pertahankan Gelar, Raih Juara Liga Super Indonesia U-21 Tahun 2012

Juara bertahan Persela U-21 (Lamongan) berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) U-21 Tahun 2012. Di babak final LSI U-12, Persela U-21 menang 7-6 melalui adu tendangan penalti atas Persisam U-21 (Samarinda) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang (Minggu, 1 Juli 2012). Dengan keberhasilan ini, Persela U-21 mencatatkan rekor sebagai tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara LSI U-21. Tahun 2011 lalu, Persela U-21 meraih juara LSI U-21 Tahun 2011 setelah di babak final mengalahkan Semen Padang U-21 (Padang).

Dalam LSI U-21 Tahun 2012 ini tampak “spesial” daripada tahun-tahun sebelumnya. Misalnya saja Persita U-21 yang tim seniornya berada di Divisi Utama Liga Indonesia 2011/2012 bisa diikutkan dalam LSI U-21 Tahun 2012. Padahal sebelumnya, peserta LSI U-21 diberikan kepada para peserta LSI “senior” dalam tahun berjalan. Selebihnya, “spesial” di sini mengacu pada kompetisinya versi La Nyalla Mattalitti. Mengapa demikian? Karena “spesial”-nya Djohar Arifin Husin ada pada Piala Indonesia 2012.

Berdasarkan catatan NMR, kompetisi “pra-senior” ini sudah ada sejak tahun 1981. Saat itu bernama Invitasi Perserikatan PSSI U-23 yang dijuarai PSIS U-23 (Semarang). Inilah generasi emas PSIS untuk membawa PSIS menjadi juara Divisi I Perserikatan 1983 dan juara Divisi Utama Perserikatan 1986/1987.

Lama tak digelar, PSSI pun menyelenggarakan Kompetisi PSSI U-21 Tahun 1992 dengan nama Piala Menpora. Juaranya? Persebaya U-21. Inilah kompetisi yang diselenggarakan secara berjenjang. Kompetisi ini pun tidak terdengar lagi.

Pada tahun 2006, PSSI menggaungkan kembali Kompetisi U-23 tahun 2006 dan dilanjutkan pada 2007. Juara 2006 diraih oleh Persema U-23 dan juara 2007 direbut oleh Persisam U-23. Kompetisi PSSI U-23 pun dilanjutkan dengan Kompetisi U-21 mulai 2008/2009. Pelita Jaya U-21 (juara 2008/2009), Persib U-21 (2009/2010), serta Persela U-21 (2011 dan 2012).

Kelak, pada tahun depan, PSSI di bawah Ketua Umum Djohar Arifin Husin akan menyelenggarakan Kompetisi PSSI U-22 bersama Apkasi (baca: Kabupaten). Itu artinya, tim-tim dari Kota tidak bisa ikut serta Kompetisi PSSI U-22. Benarkah demikian? Inilah kompetisi berjenjang di tanah air. Di lain pihak, apakah LSI U-21 akan berakhir?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: