Anggota VIJ

vij1941Apakah anda tahu berapa jumlah anggota VIJ? Apa saja nama-nama klub intern anggota VIJ tersebut? Nah, inilah jawabannya. Namun, khusus sampai tahun 1941.

Sebagaimana dimuat dalam Madjallah Boelanan “Voetbalbond Indonesia Jacatra” edisi No. 12, Januari 1941, Tahoen Ke I, halaman 1 tertulis:

  1. STER Petodjo Sabangan Gang XI No. 33 Bat.-C.
  2. MALAY CLUB Kebon Katjang Gg. V. 44 Bat.-C.
  3. SETIA Tangkalaweg 5 Batavia-C.
  4. ANDALAS G. Toagong IV No. 65, Batavia-C.
  5. KEROEKOENAN Tjidengweg West No. 111 Bat.-C.
  6. SINAR BET. G. Atjong 35, Bat.-C.
  7. SETIAKI Petodjo Sawah Noord G. VII No. 16.
  8. JONG KRAKATAU Tolburgweg 18 Mr.-Cornelis
  9. MO Kwitang Koelon G. II No. 13 Bat.-C.
  10. JMC Poetriweg 6 Bat.-C.
Catatan NMR:Bat.-C => Batavia Centrum (baca: Jakarta Pusat)SINAR BET. => Sinar Betawi

MO => Dalam halaman yang lain, MOS

Weg => Jalan

Untuk melengkapi informasi dari majalah Voetbalbond Indonesia Jacatra yang baru saya dapatkan itu, saya membuka-buka kembali tumpukan koran dan koleksi catatan saya, antara lain: majalah Tempo,majalah Aneka, dan koran Pikiran Rakyat.

Majalah Tempo, 20 Maret 1971: “Ster menjadi PS Bhakti. Pada tahun 1957 Bhakti nikah dengan PS HBS. Dari perkawinan itu lahirlah PS Djakarta Putera…”.

Majalah Aneka (1960-an) melaporkan Djakarta Putra sebagai juara Kompetisi KlasUtama Persija. [PS Jakarta Putra di sini tentu klub intern amatir anggota Persija.]

KoranPikiran Rakyat (18 September 1980 s.d. 3 Oktober 1980) memuat hasil pertandingan “Seleksi Calon Anggota Galatama” yang hasilnya sudah pernah anda baca di halaman blog NMR ini. Salah satunya menulis Jakarta Putra. [PS Jakarta Putra di sini tentu klub profesional yang dibentuk klub amatir PS Jakarta Putra.]

Ini baru cerita tentang Jakarta Putra loh. Belum yang lain….

Baca juga: Kapan Persija Berdiri (November 1928): Tanggal 8 atau 28?

Iklan

3 Comments »

  1. 1

    saya juga punya majalah bulanan VIJ ini, ini lebih berisi junal pemain-pemain klub anggota VIJ

  2. M.O. were indeed M.O.S. I am not sure what it stood for but there was a club in Makassar called M.O.S. as well, and that denoted Maen Oentoek Sport. M.O.S. were V.I.J. champions in 1931 and played the then famous team of Miss Ribut’s operette company on October 8, 1931, losing 1-4.

    • 3
      novanmediaresearch Says:

      I do not know the history of the clubs in Indonesia. In addition, some of us are losing history. Perhaps in those same clubs spread to the regions. However, future generations disconnected.

      For example, there are PS Setia in Jakarta and Bandung. There is also PS Indonesia Muda (IM) in Jakarta and Bandung.

      [MOS = Maen Oentoek Sport = Bermain Untuk Olahraga.]


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: