Pertandingan Puncak Peringatan Haornas ke-1 (1984): Persib vs PSMS 1-0

[Pertama, satu-satunya, dan berbeda. Inilah informasi untuk anda.] Kamis, 17 Oktober 2013, kemarin, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri puncak peringatan Haornas (Hari Olahraga Nasional) ke-30 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Sebagaimana kita ketahui bahwa Haornas-nya itu sendiri diperingati setiap tanggal 9 September.

[Setiap membaca tulisan “Olahraga”, saya selalu mengingat tulisan “Sepak Bola”. Perhatikan, olahraga (tanpa spasi) dan sepak bola (dengan spasi). Coba ingat-ingat manakah yang benar: “olahraga” atau “olah raga”? “Sepakbola” atau “sepak bola”? Tanpa menjawabnya, saya ingin menyampaikan isi beberapa artikel Kang Hermawan Aksan ketika muda. Lebih kurang begini. Ketika “diperintahkan” untuk melaksanakan “Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar”, lalu maksud “Yang baik dan benar” itu bagaimana? Lihatlah kamus? Pertanyaannya, kamus yang mana: KBBI atau KUBI atau kamus apa? Kemudian, kalau KBBI, cetakan tahun berapa?]

OK, itu hanya selingan saja. Iya dong, ini kan blog sepak bola (Indonesia). Suka-suka saya lagi he he he. Kini, kita kembali ke pembahasan ala blog NovanMediaResearch. [Sebetulnya, kisah ini hendak diupload pada 9 September 2013 lalu. Namun, saat itu saya berada di Kota Surabaya (salah satunya diajak saudara saya melihat-lihat Stadion Gelora 10 November Surabaya dan Mes Persebaya-nya) sehingga “terlambat” untuk diangkat pada hari yang tepat.]

Ya, dalam rangka memeriahkan Haornas, saya ingin menceritakan secara singkat puncak peringatan Haornas ke-1. [Ingat, saat itu ada “pemasyarakatan” Senam Kesegaran Jasmani”. Gagasan “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat” itu sendiri sudah digulirkan sejak 1981.]

Pada masa itu, 9 September 1984, digelar pertandingan PSMS melawan Persib sebagai ulangan pertandingan grandfinal Perserikatan 1983. [Pertandingan hebat pada masa ini karena sebelumnya permainan cantik Persib dikandaskan PSMS “hanya” melalui adu penalti. Pada masa ini belum ada istilah musuh bebuyutan. Istilah musuh bebuyutan baru muncul ketika Persib kalah lagi dari PSMS di Perserikatan 1985. Seandainya pada 1985 Persib kalah dari tim lain, boleh jadi istilah musuh bebuyutan itu tidak ada.]

Stadion Utama, Senayan, Jakarta. Sebanyak 80.000 penonton sudah memenuhi stadion. Lapangan stadion pun tampak licin karena beberapa waktu sebelumnya sudah diguyur hujan. Dampaknya, pertandingan tampak menarik dengan sosorodotan-nya. Permainan lapangan “becek” begitu didominasi Persib. Maklum, saat itu Persib dikenal jago di lapangan yang becek, untuk tidak menyebutkan jelek. Soalnya, Persib tak punya lapangan he he. [Stadion Persib/SIDOLIG tampak jelek saat itu. Sementara Stadion Siliwangi milik Kodam Siliwangi yang harus disewa. Setiap Persib juara di era keemasan 1980-1990-an yang selalu meminta dibangun lapangan, pimpinan pejabat daerah pun selalu mengiringinya dengan “senyuman”. Setelah sekian lama, Persib akan punya stadion: Gelora Bandung Lautan Api. Akan tetapi, infrastrukturnya belum jadi???]

Singkat kata, Persib menang 1-0 atas PSMS. Gol tunggal kemenangan Persib dicetak Kosasih (menit 69) memanfaatkan umpan lambung Wawan Karnawan.

Formasi pemain Persib: Boyke Adam (penjaga gawang), Suryamin, Dede Iskandar, Sukowiyono, Joce Roni, Adeng Hudaya, Kosasih A., Yana Rodiana, Adjat Sudradjat, Iwan Sunarya, dan Wawan Karnawan.

Formasi pemain PSMS: Ponirin Meka (penjaga gawang), Hadi Sakiman, Hamdardi, Ronny Syaifuddin, Sunardi A., Bangga Gultom/Suparlan, Musimin, Sunardi B., Achmad/Suhaery, Sakum Nugroho, Sunardi/Yusnik Adiputra.

Catatan:Silakan diberikan masukan untuk tulisan ini. Di PSMS terdapat nama Sunardi A., Sunardi B., dan (mungkin) Sumardi. “Kasus” serupa di Persib yang membedakan Kosasih A. dan Kosasih B. Selain itu, ada nama (Bambang) Sukowiyono, Joce Roni (Sumendap) karena ada Sumendap bersaudara, dan Yana Rodiana (kakaknya Yusuf Bachtiar).
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: