Ferdi Moherde, Pemain tak Sah PSB, di Kejurnas PSSI 1973

Apakah anda mengenal Ferdi Moherde, pemain PSB Bogor yang dianggap tidak sah dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PSSI 1973? Aduuuh, siapa ya? Sebelum itu, mari kita ikuti sistem kompetisi yang berlaku di persepakbolaan Indonesia, dalam hal ini PSSI Wilayah II.

Pada Kejurnas PSSI 1973, PSSI membagi persepakbolaan Indonesia ke dalam 23 zone dalam empat wilayah. Sebagaimana diketahui bahwa dua tim dari setiap wilayah berhak lolos ke kompetisi tingkat nasional.

Pada masa itu, di Wilayah II, PSSI di bawah koordinator Komda PSSI Jawa Barat tengah memainkan tingkat Interzone di Lapangan UNI, Jalan Karapitan No. 1 Kota Bandung. Inilah saat terakhir kali Lapangan UNI menjadi penyelenggara kompetisi Perserikatan.

Keenam tim juara zone diikutsertakan, yaitu Persijam Jambi (zone Jambi), PS Bangka (Sumsel-Lampung), PSB Bogor (Jabar Utara), Perssi Sukabumi (Jabar Selatan), PSIS Semarang (Jateng Utara), dan PPSM Magelang (Jateng Selatan). Mereka dibagi ke dalam dua pool, yaitu pool I yang terdiri dari PS Bangka, PSB, dan PSIS serta pool II yang terdiri dari Persijam, Perssi, dan PPSM. Juara setiap pool berhak lolos ke tingkat Wilayah II bersama Persib dan Persija yang sudah lama menunggu. Sebagaimana diketahui pula bahwa kedua tim terakhir merupakan dua tim terbaik Wilayah II pada Kejurnas PSSI 1971 (baca: Persib sebagai juara Wilayah II) yang secara otomatis berada di tingkat wilayah.

Di Pool I, PSB memastikan diri sebagai juara pool setelah bermain imbang 0-0 dengan PS Bangka (2/9/1973). Sebelumnya, PSB menang 4-2 atas PSIS (31/8/1973). PS Bangka sendiri harus puas menjadi runner-up setelah berbagi angka 1-1 dengan PSIS (1/9/1973).

Sementara itu, pertandingan Pool II yang direncanakan pada 7-9 September 1973, akhirnya hanya memainkan satu pertandingan, yaitu ketika PPSM mengandaskan Perssi 3-1 (9/9/1973). Alasannya, Persijam sudah mengundurkan diri.

Dengan hasil pertandingan seperti itu, PSB (juara Pool I) dan PPSM (juara Pool II) berhak lolos ke kompetisi tingkat Wilayah II menghadapi Persib dan Persija untuk memperebutkan dua tiket ke tingkat nasional.

Sayang, dalam perkembangannya, ada protes dari PS Bangka dan PSIS kepada PSB atas penggunaan pemain yang tidak sah, yaitu Ferdi Moherde. Komda PSSI Jabar selaku wakil PSSI di Wilayah II pun menjadwal ulang untuk dua pertandingan: PSB vs PSIS (3/11/1973) dan PSB vs PS Bangka (4/11/1973) meskipun dalam perkembangannya pula hanya mempertandingkan PS Bangka melawan PSIS. Itu pun tempatnya dipindahkan ke Stadion Persija, Menteng, Jakarta. Hasilnya, PSIS menang 1-0 atas PS Bangka untuk meloloskan dirinya ke kompetisi tingkat Wilayah II. Kelak, Persija dan Persib masih menjadi dua tim terbaik di Wilayah II sehingga keduanya menjadi peserta Kejurnas PSSI 1973 tingkat nasional.

Ferdi Moherde

Ferdi Moherde adalah pemain PSB. Berdasarkan “Peraturan Kompetisi”, setiap pemain tidak boleh memiliki keanggotaan rangkap. Namun, berdasarkan laporan koran Pikiran Rakyat edisi 16 Oktober 1973, selain di Bintang Harapan (Bogor), Ferdi Moherde pun terdaftar di UMS (Jakarta). [Bandingkan dengan kisah Verdi Muhede —namanya pun ditulis demikian— yang dikutip dari majalah TEMPO edisi 10 November 1973.]

Singkat cerita, Komda PSSI Jabar di bawah kepemimpinan Ibrahim Iskandar memberikan sanksi 6 bulan masa percobaan untuk Ferdi Moherde.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: