Ketika Persis Ambil Alih Posisi PSIM di Kejurnas PSSI 1964 Zone D (Jawa Tengah)

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PSSI 1964 merupakan kompetisi Perserikatan edisi ke-7 terhitung sejak 1951. Dalam kesempatan kali ini, NovanMediaResearch hendak menceritakan secara singkat perjalanan kompetisinya di tingkat lokal. Ya, inilah Kejurnas PSSI 1964 tingkat Zone C Jawa Tengah (1963).

Pada Kejurnas PSSI 1964, persepakbolaan Zone D (Jawa Tengah) diikuti oleh lima tim, salah satunya ialah PSIM Yogyakarta sebagai juara Jawa Tengah periode sebelumnya (1961). Sementara empat tim lainnya, yaitu Persis Solo (juara Pool I), Persip Pekalongan (runner-up Pool I), ISB Banyumas (juara Pool II), dan PSISa Salatiga (runner-up Pool II).

Dalam kompetisi tingkat Zone D itu, Persis dan PSIM menempati peringkat dua besar sehingga keduanya lolos ke babak “grandfinal”.

Jalannya Pertandingan

Persis dan PSIM sudah menempatkan diri di babak “grandfinal”. Tentu, alangkah bijaknya ketika Komda PSSI Jawa Tengah Kompol Soewarno Soerjopoetro menempatkan mereka di Semarang, tepatnya Stadion Tentara Semarang.

Pertandingan tersebut dipimpin oleh wasit Doeiman yang dibantu Koesmin dan Imron sebagai hakim garis. Ketiganya berasal dari Semarang. Seiring dengan itu, tampak pula pasukan Biru-Putih (PSIM) dan Putih-Merah (Persis).

PSIM:

Lie Yoe Kwan

Soedjono – Soekowo

Boestaman – Oepan – Poedjonggo

Soetrisno – Saleh – Katiman

Koeswanadji – Sioes

Sarono – Darwin

Toekidjo – Sarwono – Bakdo

Radjiman – Soetadi – Oei Ngo San

Sie King Hian – Sali

Sartono

Persis:

Pada awalnya Persis bermain bertahan. Namun, karena butuh menang, Persis pun berupaya menang. Meskipun demikian, PSIM tampil dominan. PSIM unggul lebih dahulu melalui gol Koeswanadji pada menit ke-10. Skor 1-0 untuk PSIM bertahan hingga babak I berakhir.

Di babak II, giliran Persis yang menguasai permainan. Dugaan orang, Persis memakai formasi 1-4-2-4. Ternyata Persis melancarkan serangan dengan 7 pemainnya sehingga pertahanan PSIM menjadi kalang kabut.

Persis pun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Bakdo (menit 64). Gol ini makin memberikan semangat Persis untuk mengepung pertahanan PSIM sampai setengah lapangan. Persis membalikkan keunggulan 2-1 melalui gol Sarono yang disebut-sebut sebagai “topscorer Persis of this year”.

Bagaimana pun kuatnya pertahanan PSIM, Sarwono melalui tendangannya sejauh 17 meter berhasil menetapkan kemenangan Persis atas PSIM 3-1.

Kelak, kedua tim akan beradu dalam tingkat Interzone C-D bersama PSB Bogor (juara Zone C Jawa Barat) dan Perssi Sukabumi (runner-up Zone C Jawa Barat).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: