Indonesia vs Syria (2007): Ketika Timnas Indonesia U-23 Naik Pangkat

Dua ribu tujuh. Kejuaraan Sepak bola Antarnegara yang memperebutkan Piala Asia 2007 baru saja berakhir. Namun, euforia timnas Indonesia asuhan Pelatih Ivan Kolev masih belum pudar. Ke depan, timnas Merah-Putih yang masih ditangani pelatih asal Bulgaria itu mulai mempersiapkan diri melawan Syria dalam first leg Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Asia. Masa-masa penampilan terbaik ketika mengikuti Piala Asia 2007 hendak diperlihatkan di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010.

Sayang, dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 9 November 2007, itu timnas Indonesia senior harus mengakui keunggulan Syria 1-4. Satu-satunya gol Indonesia dicetak Budi Sudarsono.

Karena kalah telak, tentu Indonesia harus membalasnya dengan telak pula. Namun, rasa pesimis justru tengah menggelayuti masyarakat pencinta sepak bola Indonesia.

Hasilnya? BTN membubarkan timnas Indonesia senior. Giliran berikutnya diemban oleh timnas Indonesia U-23.

Bagi timnas Indonesia senior, keputusan itu tentu merugikan. Habis manis sepah dibuang. Sementara bagi timnas Indonesia U-23, keputusan itu bisa menambah jam terbangnya. Tujuannya, tentu saja untuk mempersiapkan diri menghadapi SEA Games 2007.

Waktu pertandingan second leg di Damaskus, Syria, pun tiba. Timnas Indonesia U-23 asuhan Pelatih Ivan Kolev yang baru saja berguru dari Argentina sedang bersiap-siap melawan tuan rumah. Masyarakat pencinta sepak bola Indonesia berharap bahwa timnas Indonesia U-23 ini minimal mampu menahan Syria.

Namun, timnas Indonesia yang hendak dipersiapkan ke SEA Games 2007 ini justru kalah 0-7 dari Syria. Secara agregat gol, Indonesia kalah 1-11.

Timnas Indonesia Senior:Markus Harison, Ferry Rotinsulu, Dian Agus Prasetyo (penjaga gawang), Maman Abdurrahman, Ricardo Salampessy, Supardi Nasir, M. Ridwan, Charis Yulianto, Mahyadi Panggabean, Ortizan Solossa, M. Robby, Purwaka Yudi (belakang), Ponaryo Astaman, Syamsul Chaerudin, Firman Utina, Eka Ramdani, Atep, Ellie Aiboy (tengah), Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Cornelius Gedy, Ian Kabes, dan Rudi Widodo (depan).
Timnas Indonesia U-23:Dian Agus Prasetyo, M. Yasir, Fausal Mubarak (penjaga gawang), Khomad Suharto, Fandy Mochtar, M. Robby, Ahmad Jufriyanto, Ricardo Salampessy, Purwaka Yudi, M. Nasuha (belakang), Siswanto, Hendra Ridwan, Eka Ramdani, Atep, Arif Suyono, Ahmad Bustomi, Ardan Aras, Ahmad Bachtiar, Imanuel Wanggai (tengah), Cornelius Gedy, Airlangga Sucipto, Jajang Mulyana, dan Ian Kabes.
Iklan

1 Comment »

  1. 1

    Reblogged this on adadisebelahkiri.


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: