Sejarah PSSI Garuda (4): Piala Asia Junior 1982

Piala Asia Junior 1982 akan dimulai. Indonesia (PSSI Junior) pun akan segera diberangkatkan ke Singapura. Babak kualifikasi Piala Asia Junior 1982 bagi Indonesia berada di Singapura. Grup lainnya berada di Nepal. Sementara putaran finalnya di Thailand. Kelak, dua wakil Asia (juara dan runner-up) akan mewakili Asia menuju Piala Dunia Junior 1983 di Meksiko.

PSSI Junior diberangkatkan ke Singapura pada Rabu, 28 Juli 1982. Sebelumnya, Ketua Pelaksana Harian PSSI Suparjo Pontjowinoto melepas PSSI Junior pada Senin, 26 Juli 1982 sambil menyerahkan bendera merah putih kepada Sigit Harjojudanto —Sigit Soeharto— sebagai chief de mission.

Ada 22 pemain yang diberangkatkan meskipun hanya 18 pemain yang bisa tampil. Ke-22 pemain PSSI Junior tersebut yaitu Agus Effendi Waluyo, Donny Latuperissa, Hermansyah (penjaga gawang), Satya Permana, Irian Ruswandi, Abdul Khamid, Tan Sui Tjong, Syamsuddin, Tony Ho (belakang), Asfinal, Marzuki, Dadang, Junaidi, Aji Ridwan Mas, Kamaluddin Syamsu, Yusuf Bachtiar (tengah), Sain Irmis, Anjar Rahmulyono, Mohamad Sofi, Danny Bolung, Azhary Rangkuti, dan Adityo Nugroho (depan). Sebelumnya, dari para pemain itu, ada dua pemain yang sudah agak dikenal di kalangan sepak bola Singapura: Yusuf Bachtiar (Piala Antarpelajar Asia) dan Hermansyah (Lion City Cup).

Mereka diasuh oleh Sigit Harjojudanto (chief de mission), Ismet Tahir (asisten chief de mission), M. Barmen (manajer), dan Yuswardi (pelatih).

Dalam babak kualifikasi pada 31 Juli s.d. 14 Agustus 1982 itu, sayang, perjalanan PSSI Junior tidak memuaskan. Dari empat kali pertandingan, Indonesia kalah 0-7 dari Thailand (Minggu, 01-08-1982), 0-1 dari Korea Utara (Kamis, 05-08-1982), dan 0-4 dari Jepang (Selasa, 10-08-1982). Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih atas Filipina, yang ikut serta untuk mencari pengalaman, 9-1 (Sabtu, 07-08-1982). Sain Irmis mencetak enam gol dalam pertandingan ini. Pada masa ini, Sain Irmis merupakan pencetak gol andalan. Di Piala Suratin 1982, Sain Irmis mencetak 21 dari 26 gol untuk Persisam Junior.

Terlepas dari itu, satu-satunya “kebanggaan” Indonesia tentu ketika berupaya untuk menekan kekalahan dari Korea Utara. Bagaimana tidak, sebelum melawan Indonesia, Korea Utara sudah menggilas Jepang 5-0 dan Thailand 4-1. Kelak, juga mengalahkan Filipina 4-0. Karenanya, Indonesia menerapkan pertahanan ketat berlapis dan berhasil. Korea Utara pun hanya mampu menciptakan satu gol melalui Lim Hion Hoo pada menit ke-34. Agus Waluyo (penjaga gawang) bermain cemerlang ketika serangan bertubi-tubi Korea Utara gagal dibendung para pemain Indonesia.

Indonesia gagal ke semifinal. Kamis, 12 Agustus 1982, rombongan PSSI Junior pun tiba kembali di tanah air. Ada wacana, PSSI Junior akan dibina pelatih luar negeri.

Jauh, sebelumnya, untuk persiapan menuju Piala Asia Junior 1982, PSSI Junior mengadakan beberapa pertandingan uji coba di Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Blitar. Oh ya, anda masih ingat dengan Invitasi Nasional Remaja 1981? Invitasi Nasional Remaja 1981 diselenggarakan untuk mengisi kekosongan sepak bola junior. Terakhir pada Piala Suratin 1980. Karenanya, pada 1982, beberapa pemain Persisam Junior ditarik untuk memperkuat timnya dalam Piala Suratin 1982. Persisam sendiri kalah 0-1 dari Persib di semifinal dan menempati peringkat ke-3 setelah mengalahkan juara bertahan PSMS. Sementara gelar juara diraih Persijap yang di final mengalahkan Persib.

 

Info Lain: Indonesia mengikuti Piala Asia Antarpelajar 1982 di Bangkok, Thailand (final: Korea Selatan vs Thailand 1-0). Piala Asia Antarpelajar 1982 itu sendiri berlangsung dalam rangka HUT ke-200 Kota Bangkok. Dalam rangka HUT ke-200 Kota Bangkok itu pula, ada Kejuaraan Sepak bola Wanita Piala ASEAN I/1982 di Bangkok, Thailand. Berkaitan dengan Piala Asia Antarpelajar, Indonesia yang diwakili Hermansyah dan kawan-kawan berasal dari Galasiswa Ragunan dan Galasiswa Salatiga ditambah seorang pemain dari Ujungpandang. Sebagaimana diketahui bahwa Departemen P&K, setelah memiliki Galasiswa Ragunan dan Galasiswa Salatiga, pada 1982 diresmikan pula di Palembang dan kemudian Ujungpandang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: