Sejarah PSSI Garuda (10): Uji Coba Belum Mengesankan

PSSI Junior sudah menjadi PSSI Garuda. Namun, penampilannya belum mengesankan. Kini, Endang Witarsa yang menangani PSSI Garuda sejak Senin, 9 Mei 1983. Mereka beruji coba untuk mempersiapkan diri menuju Piala Presiden (President’s Cup) 1983 di Seoul, Korea Selatan.

Dalam pertandingan uji coba melawan Bintang Timur, juru kunci Galatama III/1982-1983, di Stadion Utama, Senayan, Jakarta (Jumat, 13 Mei 1983), PSSI Garuda bermain imbang 0-0. Babak pertama, para pemain junior yang dimainkan. Babak kedua, empat pemain Galatama (Warta Kusuma, Zulkarnaen Lubis, Mansyur Ngawaro, dan Adityo Darmadi) mendapat giliran. “…Tapi penampilan mereka justru sedikit lebih menggigit di babak pertama,” demikian Kompas edisi Sabtu, 14 Mei 1983 melaporkan.

Keesokan harinya, Sabtu, 14 Mei 1983, di Stadion Persija, Menteng, Jakarta, PSSI Garuda harus mengakui keunggulan Angkatan Muda Pattimura (ANP) 2-3. Pertandingan ini pun dimaksudkan untuk memperingati 166 tahun meninggalnya Pahlawan Pattimura.

ANP merupakan kumpulan pemain Galatama/Perserikatan dari Maluku yang diperkuat Ronny Pattinasarani dan kawan-kawan. Ada juga pemain asing Galatama, Mozes Izaak, yang merupakan pemain Belanda berdarah Maluku. Baru Minggu, 15 Mei 1983, ia pulang ke Belanda. Sementara rekannya sesama pemain asing di Tunas Inti, Hans Manuputty, sudah pulang Sabtu, 14 Mei 1983. Sebagaimana dipahami bahwa para pemain asing terakhir kali berlaga dalam Galatama III/1982-1983 yang berakhir 8 Mei 1983.

Dalam pertandingan melawan ANP, PSSI Garuda menurunkan pemain: Hermansyah (penjaga gawang), Maman Suryaman, Warta Kusuma, Robby Maruanaya, Dudung Abdulah, Marzuki, Zulkarnaen Lubis, Alex Narno/Abdul Khamid, Danny Bolung/Budiawan/Sain Irmis, Adityo Darmadi/Mohamad Sofie, dan Mansyur Ngawaro.

 

Info Lain: Indonesia tercatat sebagai salah satu peserta Piala Asia Antarpelajar 1983 di Korea Selatan. Indonesia pun sudah dijadwalkan melawan tuan rumah dan sekaligus juara bertahan Korea Selatan (21/05/1983). Dalam perkembangannya, Thailand berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Korea Selatan 3-0 (30/05/1983). Bagaimana kabar Indonesia? Indonesia batal ikut karena alasan biaya!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: