Stadion Teladan Medan dan Djadjang Nurdjaman

Persib Bandung akan berhadapan dengan PSMS Medan dalam pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Medan (Minggu, 26 Maret 2017). Berkaitan dengan Stadion Teladan, Djadjang Nurdjaman, Pelatih Persib masa ini, tentu memiliki kenangan tersendiri. Maklum, Stadion Teladan pernah menjadi homeground Mercu Buana (Medan), klub Galatama yang sempat dibelanya.

[Berdasarkan catatan karirnya, inilah perjalanan Djadjang Nurdjaman ketika menjadi pemain: Persib => Sari Bumi Raya => Persib => Mercu Buana => Persib]

Sebagai pemain Mercu Buana selama dua periode Galatama (1982/1983 dan 1983/1984), Stadion Teladan tentu menjadi homeground-nya. Namun, sebelum itu, Djadjang Nurdjaman pun pernah bermain di Stadion Teladan ketika masih memperkuat Sari Bumi Raya (Bandung). Dalam Putaran II Galatama I/1979-1980, Djadjang Nurdjaman bersama Sari Bumi Raya harus mengakui keunggulan Pardedetex 2-0 (Sabtu, 5 Januari 1980).

Dalam Galatama II/1980-1982, Djadjang Nurdjaman mestinya bisa merasakan kembali atmosfer Stadion Teladan. Sayang, Djadjang Nurdjaman yang kali ini berseragam Sari Bumi Raya (Yogyakarta) tidak bisa bermain di dalamnya karena Stadion Teladan sedang diperbaiki untuk persiapan Piala Marah Halim 1981. Akhirnya, pertandingan Pardedetex vs Sari Bumi Raya (4-0) dimainkan di Stadion Tebingtinggi (Minggu, 1 Februari 1981) dan Mercu Buana vs Sari Bumi Raya (1-1) dimainkan di Stadion Kebun Bunga (Jumat, 6 Februari 1981).

Barulah, setelah kedua Galatama periode awal (1979/1980 dan 1980/1982) itu, Djadjang Nurdjaman sering mencicipi Stadion Teladan sebagai homeground Mercu Buana dalam Galatama dua periode berikutnya (1982/1983 dan 1983/1984).

Stadion Teladan tentu bukan hanya homeground Mercu Buana, tetapi juga Pardedetex (dan PSMS). Khusus untuk Galatama, Djadjang Nurdjaman (Mercu Buana) dan Pardedetex minimal bertemu dua kali —di luar lawan-lawan Mercu Buana lainnya. Dalam Galatama III/1982-1983 misalnya, tuan rumah Mercu Buana harus puas bermain imbang 1-1 dengan Pardedetex (Minggu, 29 Agustus 1982), sedangkan ketika dijamu Pardedetex, kedua tim bermain dengan skor kacamata (Minggu, 30 Januari 1983). Sebagai catatan, khusus dalam pertandingan 29 Agustus 1982, Djadjang Nurdjaman tidak bermain penuh, tetapi digantikan Sanija. [He he, duo pesepak bola Majalengka.]

Memasuki Galatama IV/1983-1984, Djadjang Nurdjaman (Mercu Buana) hanya berkesempatan bermain sekali melawan Pardedetex di Stadion Teladan ketika Mercu Buana ditahan Pardedetex 1-1 (Minggu, 11 Januari 1984). Alasannya, pertandingan pada Minggu, 12 Februari 1984 harus dijadwal ulang karena Pardedetex dikabarkan akan bubar (dan akhirnya memang bubar).

Pardedetex, bubar, Mercu Buana pun bubar. Terakhir, Mercu Buana berkiprah di Piala Liga I/1985. Djadjang Nurdjaman pun “Balik Bandung” menuju Persib.

[Catatan: Setiap orang (pemain) memiliki momennya. Siapa pun, momen (positif/negatif) itu biasa menjadi ikon. Djadjang Nurdjaman, misalnya, yang dikenang sepanjang masa (baca: disebut-sebut orang) karena mencetak gol tunggal Persib ke gawang Perseman Manokwari dalam grandfinal kompetisi Perserikatan 1986. Padahal, ada data lainnya yang patut dikenang, seperti mencetak gol debut dalam (dua) event besar. Dalam debutnya di Galatama, Djadjang Nurdjaman pada menit 86 berhasil mencetak gol tunggal kemenangan Sari Bumi Raya (Bandung) atas Perkesa ’78 (Bogor) 1-0, dalam pertandingan di Stadion Utama, Senayan, Jakarta (18/03/1979), sehari setelah pertandingan Galatama I/1979-1980 dibuka secara resmi di tempat yang sama (17/03/1979). Sementara itu, Djadjang Nurdjaman pun mencetak dua gol untuk Mercu Buana (Medan) pada menit ke-54 (penalti) dan ke-59 dalam debutnya di Piala Liga I/1985 ketika menang 4-1 atas Warna Agung di Stadion Imam Bonjol, Padang (13 April 1985).]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: