Archive for the ‘Artikel – Revisi Fakta Juara-juara Perserikatan’ Category

Revisi Fakta Juara-juara Perserikatan

15 Juni 2009

MENARIK sekali membaca daftar juara kompetisi Perserikatan dan Galatama yang disajikan redaksi TopSkor pada rubrik “TopSkor Mania” edisi Kamis, 10 Mei 2007. Akan tetapi, sebagai penulis, saya tak setuju dengan adanya istilah “tidak diselenggarakan”. Alasannya, berdasarkan penelusuran data yang penulis lakukan, penyelenggaraan kompetisi di Indonesia memang lain daripada yang lain, dalam arti bahwa penyelenggaraan kompetisi tersebut disesuaikan dengan program kegiatan yang direncanakan. Sebagai penyempurnaannya, kita dapat mengamati perjalanan Liga Indonesia yang berlangsung dari tahun ke tahun alias tanpa jeda.

Untuk memahaminya, marilah kita mencermati tahun penyelenggaraan kompetisi. Kalau kita menyebut Kejurnas PSSI, yang dalam perkembangannya dikenal dengan kompetisi Perserikatan, antara tahun 1980 dan tahun 1983 misalnya, haruskah kita menulis tahun 1981-1982 dengan keterangan “tidak diselenggarakan”? Lalu, bagaimana kita menafsirkan kompetisi Galatama 1983/1984 dan 1984? Apakah kedua periode (musim) Galatama tersebut dilakukan dua kali dalam satu tahun?

Fakta yang ada menyebutkan bahwa Perserikatan 1980 berlangsung pada 21-31 Agustus 1980, sedangkan Perserikatan 1983 berlangsung pada 21 September sampai 10 November 1983. Penulisan tahun untuk kedua kompetisi Perserikatan itu berlangsung pada tahun yang sama, yaitu awal dan akhir penyelenggaraan. Untuk pengertian yang sama, kita pun dapat menyebut bahwa Galatama 1983/1984 berlangsung pada 30 November 1983 sampai 20 Mei 1984, sedangkan Galatama 1984 berlangsung pada 4 Agustus sampai 29 November 1984. Baca entri selengkapnya »