Semen Padang U-21 Juarai Liga Super Indonesia U-21 Tahun 2014

Semen Padang U-21 berhasil menjuarai Liga Super Indonesia U-21 tahun 2014 setelah dalam babak final mengalahkan juara bertahan Sriwijaya FC U-21 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu, 19 Oktober 2014.

Mengenang Kejayaan PSB di Piala Suratin

Pada awal 1990-an nama PSB Bogor cukup menjulang, baik di tingkat Jawa Barat maupun di tingkat nasional. PSB yang dimaksud dalam tulisan ini yaitu PSB Junior untuk Piala Suratin. Ya, berawal pada 1990 itu, dalam babak final Piala Suratin 1991 Zona Jabar (1990), PSB harus mengakui keunggulan juara bertahan Zona Jabar dan sekaligus nasional, Persikasi Bekasi 5-6 melalui adu tendangan penalti. Akhirnya, jatah Jabar untuk tingkat nasional pun digenggam Persikasi yang kelak mempertahankannya sebagai juara Piala Suratin 1991.

Dalam periode berikutnya, Piala Suratin 1992 Zona Jabar, PSB berhasil menjadi juara. Sebelumnya, juara bertahan Persikasi ditumbangkannya di babak semifinal. Prestasi ini dilanjutkan PSB untuk menjuarai Piala Suratin 1992 yang di babak final mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-0 di Stadion Utama, Senayan, Jakarta. Inilah gelar Piala Suratin pertama untuk PSB di bawah Ketua Umum H. Suratman.

Satu periode berikutnya, juara bertahan Piala Suratin Zona Jabar dan sekaligus nasional ini kembali menjadi juara setelah mengandaskan Persikasi 1-0. Kali ini, kedua tim tetap lolos ke babak selanjutnya, yaitu Zona Jawa (bukan lagi tingkat nasional) dan keduanya pula lolos ke tingkat nasional.

Sayang, kedua jagoan Jabar itu harus berjibaku di babak semifinal. Hasilnya, PSB tetap menjadi pemenang setelah mengalahkan Persikasi 2-0. Lebih mantap lagi, di babak final Piala Suratin 1993 yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November Surabaya, PSB berhasil menumbangkan tuan rumah Persebaya 5-4 melalui adu tendangan penalti.

Meskipun sempat disalip Persikasi sebagai juara Piala Suratin 1994 yang membuatnya sebagai juara terbanyak (lima kali) dalam sejarah Piala Suratin sejak 1966, akhirnya PSB kembali menjadi juara Piala Suratin 1995 setelah mengalahkan Persis Solo.

Timnas Indonesia Primavera I (1993/1994)

Timnas Indonesia —lazim disebut timnas PSSI— Primavera merupakan program pembinaan pemain junior yang dilakukan PSSI. Dalam sejarahnya, ada dua gelombang timnas Indonesia Primavera, yaitu timnas Indonesia Primavera I (1993/1994) dan timnas Indonesia Primavera II (1994/1995). Selain itu, muncul pula timnas Indonesia Baretti yang beriringan dengan timnas Indonesia Primavera edisi II.

Timnas Indonesia Primavera merupakan “Timnas Indonesia U-19” yang sejajar dengan usia Piala Suratin, sedangkan timnas Indonesia Baretti merupakan “Timnas Indonesia U-16” yang sejajar dengan usia Piala Haornas.

Timnas Indonesia U-19 ini dilepas oleh Sekjen KONI Pusat Letjend. Marinir (Purn.) Kahpi Suriadiredja di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jumat (16/07/1993). Inilah daftar pemain timnas Indonesia Primavera edisi perdana (sebagai catatan bahwa istilah edisi I dan II merupakan tulisan versi NovanMediaResearch):

No. Nama Lahir No. Nama Lahir
1. Kurnia Sandi 24-08-1975 13. Fauzi Irfan 01-02-1977
2. Gusnedi Adang 12-08-1975 14. Dwi Prio Utomo 27-02-1978
3. Anang Maruf 18-05-1976 15. Ilham Romadhona 03-11-1976
4. Eko Purjianto 01-01-1976 16. Surono
5. Yeyen Tumina 16-05-1976 17. Irwan 08-10-1978
6. Bima Sakti 23-01-1976 18. Frido Yuwanto 21-10-1977
7. Ferry Taufik 25-02-1976 19. Nurul Huda 13-01-1976
8. Supriono 08-08-19775 20. Arisandi 08-04-1976
9. Indrianto 14-09-1976 21. Trimuvedayanto 26-11-1976
10. Kurniawan 13-07-1976 22. Dyan Irzandi 26-12-1978
11. Ismayana 02-05-1976 23. Dedy Umarella 05-05-1978
12. Ari Supriarso 07-09-1977 24. Junaedi Hakim 01-12-1978

Catatan:

***) Surono tidak masuk tim karena cedera.

***) Pelatih Danurwindo/Romano Matte/Harry Tjong sepakat mencoret lima pemain (Surono, Ferry Taufik, Junaedi Hakim, Dwi Prio Utomo, dan M. Arisandy) untuk masuk tim Primavera II (1994/1995).

Baca juga:

Timnas Indonesia (PSSI) Garuda I

Timnas Indonesia (PSSI) Garuda II

Timnas Indonesia (PSSI) Pratama dan Utama

Timnas Indonesia (PSSI) Binatama

Benno Hartmann dan Timnas Indonesia di Piala Asia Junior 1962

Piala Asia U-19 tahun 2014 akan diselenggarakan di Myanmar, 9-23 Oktober 2014. Inilah sebuah rangkaian akhir Kejuaraan Sepak bola Junior bagi negara-negara Asia hingga kini.

Piala Asia U-19 itu sendiri mulai diselenggarakan pada 1959 di Kualalumpur, Malaysia. Setahun kemudian, 1960, Indonesia berpartisipasi di tempat yang sama. Hal ini bisa dikatakan sebagai “keterpaksaan” bagi Indonesia.

Tahun berikutnya, 1961, luar biasa, Indonesia berhasil menjadi juara (bersama Burma, kini Myanmar) di Bangkok, Thailand. Sebagai juara bertahan, Indonesia pun tampil di Bangkok, Thailand, 1962. Benno Hartmann, pelatih asal Jerman Barat, didatangkan. Terpilih pula 18 dari 31 pemain yang diseleksi.

Indonesia, kali ini, hanya mampu menempati peringkat ke-3. Dalam perkembangannya, sebagian nama pemain timnas Indonesia inilah yang menjadi bagian dari timnas Indonesia di Asian Games IV/1962 di Jakarta, Indonesia. Inilah skuad timnas Indonesia di Piala Asia Junior 1962:

No. Nama Asal No. Nama Asal
1. Judo Jakarta 10. Dollah Unai Medan
2. Soeisa Ambon 11. Rojani Aceh
3. Satibi Ciamis 12. Utje Sopa Malang
4. Budi Pirngadi Jakarta 13. Anwar Medan
5. Putiray Ambon 14. Ni Said Makassar
6. Anggar Medan 15. Mubarak Pekalongan
7. Matseh Medan 16. Solong Makassar
8. Iman Hidajat Surabaya 17. Sulbi Pasuruan
9. Endang Utarja Bandung 18. Machmudi Medan

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.