Tim Perseba U-18 (Bangkalan) berhasil menjadi juara Kompetisi PSSI U-18 (Piala Suratin) 2009 setelah dalam babak final mengalahkan Persema U-18 (Malang) 2-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo (Selasa, 22 Desember 2009). Dua gol kemenangan Perseba U-18 dicetak Imam Baihaqi (menit 20 dan 48), sedangkan satu-satunya gol balasan Persema U-18 dicetak Muhammad Kholil (menit 88).
Berkaitan dengan Kompetisi U-18 (dulu U-19) Piala Suratin, seperti biasa, NovanMediaResearch akan membahasnya, terutama hal yang berkaitan dengan sejarah. Berdasarkan hasil penelusuran informasi, NMR menemukan informasi “baru” tentang keberadaan Piala Suratin 1972. Mau bukti? Lihatlah Majalah “Tempo” edisi 26 Agustus 1972 dan 9 September 1972. Penemuan yang sama juga diperoleh seorang rekan wartawan di Bandung (Endan Suhendra). Malah, rekan saya itu telah menyampaikan klipingnya kepada salah seorang saksi sejarah yaitu Sutan Harhara yang pada masa itu (1972) membawa Persija Junior menjuarai Piala Suratin 1972.
Coba anda perhatikan daftar juara Piala Suratin yang ada saat ini. Pada umumnya, daftar juara itu bertahun 1966, 1967, 1970, 1974, 1976, dan seterusnya. Perhatikanlah, setelah 1970 langsung meloncat ke 1974. Kemana penyelenggaraan tahun 1972.
Namun demikian, daftar juara (versi lama) itu tidak salah-salah amat (?). Mengapa? Ya, kalau tidak salah, tim-tim juara itu diukir dalam trophy Piala Suratin. Kalau tidak salah, entah di televisi atau surat kabar (NMR lupa), NMR sempat melihat nama-nama tim juara yang terukir pada trophy Piala Suratin. Sayang, NMR pun belum pernah melihat secara langsung trophy yang mengabadikan nama mantan ketua umum PSSI tersebut.
Terlepas dari itu, mengapa Persija Junior tidak ada dalam daftar juara (tahun 1972) Piala Suratin? Apakah panitia penyelenggara lupa untuk mengukirnya?
Jadi, begini informasi yang ditemukan NMR: Dalam putaran final Piala Suratin 1972 yang diselenggarakan di Stadion Persija, Menteng (Jakarta) pada bulan Agustus 1972 itu, Persija Jakarta berhasil menjadi juara, disusul ISSS (kini, PSSS) Situbondo (runner-up), Persib Bandung (ke-3), dan PSMS Medan (ke-4). Dalam masa ini tercatat pula nama-nama, antara lain Sutan Harhara (Persija) dan Rudy Keltjes (ISSS) yang berpartisipasi. Mungkin kedua nama tersebut masih dapat berkesempatan untuk menjadi nara sumber (saksi sejarah) guna kepentingan “pelurusan” sejarah.
Ke depan mungkin penulisan daftar juara Piala Suratin itu akan mengalami perubahan. Itu pun selama para pihak memiliki kemauan untuk mencari informasi dan berpikiran terbuka untuk menerima pandangan baru. Hanya waktu yang akan menjawabnya….
Daftar juara Piala Suratin:
1966: Persema (Malang)
1967: PSMS (Medan) dan Persija (Jakarta)
1970: Persija (Jakarta)
1972: Persija (Jakarta)
1974: Persija (Jakarta)
1976: Persebaya (Surabaya)
1978: Persiter (Ternate)
1980: PSMS (Medan) Lanjutkan membaca



Komentar Terakhir