Pembaruan Terkini Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • NovanMediaResearch 16:53 on 19 December 2014 Permalink | Balas  

    Bali United Pusam dan Klub-klub Bali dari Masa ke Masa 

    caprina-facebook

    Sumber foto: Facebook Zona Memory Sepakbola Indonesia Klasik

    Pada tanggal 17 Desember 2014 lalu, Putra Samarinda (Pusam) secara resmi mengganti namanya menjadi Bali United Pusam. Hal itu disebabkan oleh perpindahan klub tersebut dari Kota Samarinda ke Pulau Bali, lebih tepatnya Kabupaten Gianyar.

    Hingga kini, paling tidak sejak diundangkannya UU No. 1 tahun 1992 tentang Pembentukan Kotamadya Denpasar, Provinsi Bali memiliki sembilan kabupaten/kota yang terdiri dari delapan kabupaten dan satu kota. Secara alphabet, nama-nama kabupaten/kota tersebut yaitu Kabupaten Badung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, dan Kota Denpasar.

    Oleh karena hampir setiap daerah kabupaten/kota memiliki nama perserikatannya maka nama-nama perserikatan itu terdiri dari Persekaba (Badung), PS Bangli (Bangli), Persibu (Buleleng), Persegi (Gianyar), Persada (Jembrana), Persika (Karangasem), FSK (Klungkung), Perst (Tabanan), dan Perseden (Denpasar). Namun, sebagai catatan, Persekaba sudah merger dengan Yahukimo FC (Kabupaten Yahukimo) sehingga sempat bernama Persekaba Yahukimo FC. Kelak, ada pula Persikimo (Yahukimo) yang berbeda dari Yahukimo FC. Selain itu, sebagai catatan pula, Persegi yang sempat berganti nama menjadi Persegi Bali FC akhirnya “mati” karena disanksi oleh FIFA. Karenanya, dalam perkembangannya, muncul nama PS Badung dan PS Gianyar. Itu merupakan tim-tim Perserikatan di Provinsi Bali.

    Bagaimana dengan klub-klub “sepak bola utama”? Setelah Galatama I/1979-1980 muncul klub Jailolo (Ternate). Lalu menjadi Caprina Jailolo (Ternate). Akhirnya jadi Caprina (Denpasar). Caprina itu sendiri merupakan akronim dari Capricorn Herlina. Ya, Herlina Kasim merupakan pemiliknya.

    Caprina menjadi salah satu dari sebelas klub yang tidak mendaftar (seleksi) Divisi I Galatama 1980. Dari sepuluh itu, hanya delapan klub yang lolos. Dari delapan itu pun hanya tujuh yang menjadi peserta karena Sekarbumi (Bandung) mengundurkan diri ketika Divisi I Galatama 1980 sudah menetapkan jadwal.

    Dalam perkembangannya, Caprina menjadi peserta Divisi I Galatama 1983 dan promosi ke Galatama IV/1983-1984. Setelah itu, Caprina pun dicoret sebelum Galatama V/1984 digelar karena sampai batas waktu yang ditentukan belum menetapkan tempat (homebase)-nya yang baru.

    Selain itu, di Bali, muncul klub bernama Bali Yudha FC. Tampaknya kehadiran Bali Yudha FC di Galatama V/1984 itu guna mengisi kekosongan klub dari Bali. Sayang, itu pun menjadi pertama dan terakhir kali bagi Bali Yudha FC.

    Setelah lima periode Galatama tanpa kehadiran klub dari Bali, lahirlah Gelora Dewata pada 1989 dan memulai perjuangannya di Divisi I Galatama 1990. Gelora Dewata pun mulai menempati (Divisi Utama) Galatama XI/1990-1992. Di era itu, Gelora Dewata berprestasi baik. Prestasi tertingginya berupa juara Piala Liga VI/1993, juara Piala PHRI I/1994, dan runner-up Galatama XIII/1993-1994. Kelak, setelah melakoni beberapa pertandingan di Denpasar pada 2001, Gelora Dewata pindah ke Kabupaten Sidoarjo untuk menempati Stadion Gelora Delta dan bernama Gelora Putra Delta (GPD). Dalam perkembangannya, GPD pun menjadi Deltras (Delta Putra Sidoarjo).

    Lalu, ada pula Persires Bali De Vata. Aslinya, Persires merupakan klub bentukan Persires (Rengat), sebuah tim Perserikatan dari Kabupaten Indragiri Hulu. Persires ini berpindah lagi ke Kabupaten Banjarnegara dan kemudian Kota Cirebon meski menggunakan Stadion Mashud Wisnusaputera yang membawanya menjadi Persires Kuningan.

    Selain Pro Kundalini, Bali juga memiliki Undiksha FC yang menjadi juara Divisi III Zone Bali dan nasional pada 2013.

    Bali United Pusam

    Ada yang merasa bingung: “Bali United ataukah Pusam?” Kalau NMR: “PS ataukah FC?” He he. Namun, lebih dari itu, NMR justru mempertanyakan antara Putra Samarinda dan Persisam Putra.

    Sebagaimana diketahui bahwa di era Liga Indonesia, Kota Samarinda memiliki dua klub, yaitu Persisam dan Putra Samarinda (d/h Putra Mahakam). Dalam perkembangannya, Persisam merger dengan Putra Samarinda sehingga bernama Persisam Putra. Namun, pada LSI 2014, Persisam Putra menempatkan nama barunya, yaitu Putra Samarinda.

    Pertanyaan lanjutannya, apakah Putra Samarinda (“seharusnya” kan Persisam Putra) yang berpindah ke Bali itu merupakan Putra Samarinda saja ataukah bersama Persisam-nya? Bagaimana nasib Persisam? Apakah Persisam “mati” (karena merupakan bagian dari Persisam Putra/Putra Samarinda) sebagaimana halnya Persijatim di dalam Sriwijaya FC? Jika Persisam sudah dipisahkan lagi dari Persisam Putra (artinya Putra Samarinda berdiri sendiri) maka Persisam “hidup” kembali dan berkesempatan mengikuti Liga Nusantara 2015 Zona Kalimantan Timur.

    Soal klub yang mati atau dilupakan atau apa pun namanya memang sudah terjadi di negeri ini. Salah satunya, 007 FC (Bandung) asuhan Pelatih Uut Kuswendi yang merger dengan Madiun Putra FC (Madiun) sehingga bernama 007 Madiun Putra FC (Madiun) yang masih diasuh Uut Kuswendi. Kini, kita tahu bahwa 007-nya “hilang”. Kita tidak tahu apakah sudah pisah (seperti halnya “Sakti” pada PPSM Magelang) atau justru dilupakan? Entahlah….

    Oh ya, ada hal menarik lainnya. Mengapa Pusam mesti pindah oleh karena kemunculan Pusamania Borneo FC. Rasa-rasanya aneh kalau Samarinda yang asli justru terusir. Sungguh ironis. [Tulisan ini sekadar gambaran kronologi. Tak lebih dari itu berdasarkan sudut pandang yang lain.]

     
  • NovanMediaResearch 13:04 on 16 December 2014 Permalink | Balas  

    Tim Jawa Timur Raih Emas Sepak Bola PON Remaja 2014 

    ponremaja2014Tim Jawa Timur berhasil meraih medali emas cabang olahraga sepak bola PON (Pekan Olahraga Nasional) Remaja I/2014 setelah dalam babak final mengalahkan tim Jawa Tengah 4-2 melalui perpanjangan waktu di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Senin, 15 Desember 2014. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh tim Maluku Utara setelah mengalahkan tim Lampung 2-1 di Stadion Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo.

    Dengan pencapaian medali emas dari tim asuhan Pelatih Mursyid Effendi tersebut, Jawa Timur melengkapi gelar juara umum kontingen Jawa Timur dalam PON Remaja I/2014.

    Hasil Pertandingan Sepak Bola PON Remaja I/2014: (More …)

     
  • NovanMediaResearch 21:54 on 15 December 2014 Permalink | Balas  

    Pimpin Klasemen Akhir, PSMS Pastikan Diri Juarai Medan FC Cup 2014 

    psms-medanfc2014-waspadaPSMS Medan berhasil memastikan diri sebagai juara turnamen internasional Medan FC Cup I/2014 setelah dalam pertandingan terakhirnya menang telak 6-1 atas Kuala Lumpur FA (Malaysia) di Stadion Kebun Bunga, Medan, Minggu, 14 Desember 2014. Dengan demikian, PSMS berhasil menempati peringkat teratas meskipun hanya menang selisih gol atas PSGL Gayo Lues yang sama-sama memperoleh tujuh poin. PSGL sendiri dalam pertandingan pamungkasnya menang 4-0 atas Persidi Idi.

    Hasil Pertandingan Turnamen Internasional Medan FC Cup I/2014: (More …)

     
  • NovanMediaResearch 18:28 on 15 December 2014 Permalink | Balas  

    Persatu Juarai Liga Nusantara 2014 

    Persatu Tuban berhasil menjuarai Liga Nusantara 2014 setelah dalam babak final mengalahkan Laga FC Surabaya 2-1 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Minggu, 14 Desember 2014.

    Liga Nusantara merupakan kompetisi tingkat ketiga dalam sepak bola Indonesia. Mulai tahun 2014, Liga Nusantara diperuntukkan bagi divisi II dan divisi III, sedangkan periode berikutnya diperuntukkan bagi divisi I, divisi II, dan divisi III. Karenanyaa, kelak, sepak bola Indonesia hanya memiliki tiga divisi, yaitu Liga Super Indonesia (tingkat pertama), divisi utama (tingkat kedua), dan Liga Nusantara (tingkat ketiga). Tampak suatu pembagian divisi seperti awal 1980-an.

    Khusus tahun 2014 ini yang merupakan edisi perdananya, Liga Nusantara diikuti oleh divisi II dan divisi III, bahkan empat tim divisi I (baca: peringkat ke-3 sampai ke-6). Karenanya, Liga Nusantara 2014 ini bernama Piala Nusantara.

     
  • NovanMediaResearch 20:27 on 2 December 2014 Permalink | Balas  

    Jember United Juarai Piala Suratin 2014 

    Jember United berhasil menjuarai Piala Suratin 2014 setelah dalam babak final mengalahkan Persis Solo 3-1 di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Selasa, 2 Desember 2014.

    Bagi Jember United, inilah kali pertama menjuarai Piala Suratin yang sudah memasuki edisi ke-33 itu. Selain itu, Jember United menjadi tim Jawa Timur ketujuh yang pernah memuncaki Piala Suratin setelah Persema Malang (1966 dan 1997), Persebaya Surabaya (1976 dan 2001), Mojokerto Putra (2005), Arema Malang (2007), Persekap Pasuruan (2008), dan Perseba Bangkalan (2009).pr-080797

    Sebagaimana diketahui, Piala Suratin edisi perdana diselenggarakan pada 13-19 April 1966. Koran Kompas edisi 20 April 1966 pun menampilkan judul “Malang Gondol Suratin-Cup”. [Lihat juga: daftar juara Piala Suratin.]

    Hasil Pertandingan Piala Suratin 2014: (More …)

     
  • NovanMediaResearch 17:43 on 27 November 2014 Permalink | Balas  

    Pusamania Borneo FC Juarai Divisi Utama Liga Indonesia 2014 

    Pusamania Borneo FC (Samarinda) berhasil menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah dalam babak final mengalahkan Persiwa (Wamena) 2-1 di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, 27 November 2014.

     
  • NovanMediaResearch 16:17 on 15 November 2014 Permalink | Balas  

    Indonesia vs Syria (2007): Ketika Timnas Indonesia U-23 Naik Pangkat 

    Dua ribu tujuh. Kejuaraan Sepak bola Antarnegara yang memperebutkan Piala Asia 2007 baru saja berakhir. Namun, euforia timnas Indonesia asuhan Pelatih Ivan Kolev masih belum pudar. Ke depan, timnas Merah-Putih yang masih ditangani pelatih asal Bulgaria itu mulai mempersiapkan diri melawan Syria dalam first leg Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Asia. Masa-masa penampilan terbaik ketika mengikuti Piala Asia 2007 hendak diperlihatkan di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010.

    Sayang, dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 9 November 2007, itu timnas Indonesia senior harus mengakui keunggulan Syria 1-4. Satu-satunya gol Indonesia dicetak Budi Sudarsono.

    Karena kalah telak, tentu Indonesia harus membalasnya dengan telak pula. Namun, rasa pesimis justru tengah menggelayuti masyarakat pencinta sepak bola Indonesia.

    Hasilnya? BTN membubarkan timnas Indonesia senior. Giliran berikutnya diemban oleh timnas Indonesia U-23.

    Bagi timnas Indonesia senior, keputusan itu tentu merugikan. Habis manis sepah dibuang. Sementara bagi timnas Indonesia U-23, keputusan itu bisa menambah jam terbangnya. Tujuannya, tentu saja untuk mempersiapkan diri menghadapi SEA Games 2007.

    Waktu pertandingan second leg di Damaskus, Syria, pun tiba. Timnas Indonesia U-23 asuhan Pelatih Ivan Kolev yang baru saja berguru dari Argentina sedang bersiap-siap melawan tuan rumah. Masyarakat pencinta sepak bola Indonesia berharap bahwa timnas Indonesia U-23 ini minimal mampu menahan Syria.

    Namun, timnas Indonesia yang hendak dipersiapkan ke SEA Games 2007 ini justru kalah 0-7 dari Syria. Secara agregat gol, Indonesia kalah 1-11.

    Timnas Indonesia Senior:Markus Harison, Ferry Rotinsulu, Dian Agus Prasetyo (penjaga gawang), Maman Abdurrahman, Ricardo Salampessy, Supardi Nasir, M. Ridwan, Charis Yulianto, Mahyadi Panggabean, Ortizan Solossa, M. Robby, Purwaka Yudi (belakang), Ponaryo Astaman, Syamsul Chaerudin, Firman Utina, Eka Ramdani, Atep, Ellie Aiboy (tengah), Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Cornelius Gedy, Ian Kabes, dan Rudi Widodo (depan).
    Timnas Indonesia U-23:Dian Agus Prasetyo, M. Yasir, Fausal Mubarak (penjaga gawang), Khomad Suharto, Fandy Mochtar, M. Robby, Ahmad Jufriyanto, Ricardo Salampessy, Purwaka Yudi, M. Nasuha (belakang), Siswanto, Hendra Ridwan, Eka Ramdani, Atep, Arif Suyono, Ahmad Bustomi, Ardan Aras, Ahmad Bachtiar, Imanuel Wanggai (tengah), Cornelius Gedy, Airlangga Sucipto, Jajang Mulyana, dan Ian Kabes.
     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.